MURTADIN_KAFIRUN
Latest topics
Gallery


Ternyata Muhammad dinubuatkan dalam Alkitab. Baru sadar!! Empty
MILIS MURTADIN_KAFIRUN
MURTADIN KAFIRUNexMUSLIM INDONESIA BERJAYA12 Oktober Hari Murtad Dari Islam Sedunia

Kami tidak memfitnah, tetapi menyatakan fakta kebenaran yang selama ini selalu ditutupi oleh muslim untuk menyembunyikan kebejatan nabinya

Menyongsong Punahnya Islam

Wadah syiar Islam terlengkap & terpercaya, mari sebarkan selebaran artikel yang sesungguhnya tentang si Pelacur Alloh Swt dan Muhammad bin Abdullah yang MAHA TERKUTUK itu ke dunia nyata!!!!
 

Kebrutalan dan keberingasan muslim di seantero dunia adalah bukti bahwa Islam agama setan (AJARAN JAHAT,BUAS,BIADAB,CABUL,DUSTA).  Tuhan (KEBENARAN) tidak perlu dibela, tetapi setan (KEJAHATAN) perlu mendapat pembelaan manusia agar dustanya terus bertahan

Subscribe to MURTADIN_KAFIRUN

Powered by us.groups.yahoo.com

Who is online?
In total there are 8 users online :: 0 Registered, 0 Hidden and 8 Guests :: 2 Bots

None

[ View the whole list ]


Most users ever online was 354 on Wed 26 May 2010, 4:49 pm
RSS feeds


Yahoo! 
MSN 
AOL 
Netvibes 
Bloglines 


Social bookmarking

Social bookmarking digg  Social bookmarking delicious  Social bookmarking reddit  Social bookmarking stumbleupon  Social bookmarking slashdot  Social bookmarking yahoo  Social bookmarking google  Social bookmarking blogmarks  Social bookmarking live      

Bookmark and share the address of MURTADINKAFIRUN on your social bookmarking website

Bookmark and share the address of MURTADIN_KAFIRUN on your social bookmarking website


Ternyata Muhammad dinubuatkan dalam Alkitab. Baru sadar!!

Go down

Ternyata Muhammad dinubuatkan dalam Alkitab. Baru sadar!! Empty Ternyata Muhammad dinubuatkan dalam Alkitab. Baru sadar!!

Post by Akal Budi Islam on Sat 04 Feb 2012, 9:17 pm

Dalam bab pertama bukunya (DIALOG ISLAM KRISTEN), yang diberi topik “Pertemuan Besar Pertamaku” Mr Deedat memulai tulisannya dengan mengutip Al-Qurannya.

“…bagaimana pendapatmu jika Al-Quran itu datang dari sisi Allah…”(QS Al-Ahqaaf: 10).

Jawabannya amat sederhana. Jika Allah itu adalah Tuhan yang Mahakuasa, Yahwe, maka pantas diamini dan diimani. Namun bagaimana orang mengamini dan mengimaninya tentu perlu diselidiki kebenarannya. Benarkah klaim Alquran ini!

Untuk membuktikan bahwa Al-Quran dan nabinya datang dari Allah, Mr Deedat mengangkat tema “Nabi” dalam Kitab Ulangan 18:18. Tentu amat lucu. Anda dapat membayangkan bahwa untuk membuktikan kehadiran Nabi Suci harus dicari dalam kitab orang Yahudi dan Kristen. Ini tentu berbeda dgn Kristen yg mencari dukungan nabi pada Kitab Yahudi karena Kristen menerima kitab mereka sebagai asli, bukan palsu, diakui sebagai kitab yang diwahyukan. Anda tentu tahu bahwa orang Muslim dengan amat getol mengklaim bahwa Alkitab orang Yahudi maupun Kristen adalah palsu, tidak asli, sudah dikorup. (Mereka (bani Israel) suka merobah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya.(Surah 5:13.)


"Dan di antara orang¬orang yang mengatakan: "Sesungguhnya kami ini orang-orang Nasrani", .. tetapi mereka (sengaja) melupakan sebahagian dari apa yang
mereka telah diberi peringatan dengannya…"(Sura 5:14-15)


Aneh juga mengapa tidak dicari dalam Al-Qurannya sendiri?

Anda tidak mungkin bersandar pada Alkitab Yahudi dan Kristen tanpa terlebih dahulu mengakui kebenaran yang diwahyukan di dalamnya.. Tetapi kalau Anda ngotot berkeyakinan bahwa Alkitab orang Yahudi dan Kristen adalah palsu, maka apa yang Anda kemukakan adalah palsu. Betapa rumitnya untuk mengerti kebenaran dalam Islam karena mereka tidak begitu percaya diri akan kebenaran yang diwahyukan dalam Al-Qurannya .Itulah sebabnya mereka harus bersandar pada Alkitab. Dari segi ini Alkitab jauh lebih unggul dari Al-Quran, bukan? Tentu lebih unggul apa yang menopang daripada apa yang ditopang.

Muslim mencari dan berlindung dibalik otoritas Alkitab untuk membuktikan kehadiran Al-Quran dan Nabinya, tetapi orang Kristen dan Alkitabnya tidak membutuhkan pengakuan dari Al-Quran atau apa dan siapa pun bahwa Yesus adalah Nabi, bahwa Yesus adalah sungguh-sungguh manusia dan sungguh-sungguh Allah. Kebenaran selalu bersandar pada dirinya sendiri, bukan pada sesuatu yang lain. Dia tidak mengemis pada pengakuan tetangga.

Orang Kristen menolak Al-Quran, maka mereka menolak juga segala implikasi yang ditimbulkannya. Mereka menolak pengakuannya yang setengah-setengah kepada Yesus Kristus. Alkitab kami menegaskan dan membela kebenaran itu. Tidak ada nabi setelah Yesus, kecuali NAB PALSU. (Bdk Mat 7:15//24:24). Bagi orang Kristen, siapa pun yang menyangkal Penguasa yaitu Yesus Kristus, dia adalah nabi palsu.

“Mereka akan memasukan pengajaran-pengarajaran sesat, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka” (2 Ptr 2:1).

Tunjukkan kepada kami dari Al-Quranmu bahwa Yesus adalah nabi palsu. Sebaliknya, Alkitab tidak akan dapat menunjukkan kepadamu bahwa Muhammad adalah nabi sejati, kecuali nabi palsu. Mr Deedat mengabaikan cara berpikir seperti itu. Menurut Mr Deedat, Nabi yang dimaksud oleh Musa dalam kitab Ulangan itu ialah Muhammad dan bukan Yesus.

Mengapa bukan Yesus?

Menurut Mr Deedat,

pertama, Yesus Kristus tidak seperti Musa karena Yesus adalah Tuhan, tetapi Musa bukan Tuhan.

kedua, Yesus mati untuk dosa-dosa dunia, tetapi Musa tidak mati untuk hal tersebut.

ketiga, Yesus pergi ke neraka selama tiga hari, tetapi Musa tidak masuk ke sana.

Jadi, Ulangan 18:18 tidak menubuatkan tentang kehadiran Yesus, tetapi Muhammad. Selain ketidaksamaan itu, Mr Deedat masih mengemukakan delapan argumen ketidaksamaan lainnya dengan Yesus, tetapi sebaliknya kedelapan argumen itu sama dengan Muhamad:

1. Pertama, soal ayah dan ibunya, Musa dan Muhammad sama-sama mempunyai seorang ayah dan ibu, sedangkan Yesus mempunyai ibu tapi ayahnya bukan seorang manusia.

2. Kedua, Musa dan Muhammad lahir secara normal, sedangkan Yesus lahir secara ajaib.
3. Ketiga, Musa dan Muhammad menikah, sedangkan Yesus tidak.

4. Keempat, Musa dan Muhammad diterima sebagai nabi oleh kaumnya dalam kehidupan mereka, sedangkan Yesus ditolak sebagai nabi oleh kaumnya.

5. Kelima, Musa dan Muhammad adalah nabi dan raja, sedangkan kerajaan Yesus adalah Kerajaan “Dunia Lain”.

6. Keenam, Musa dan Muhammad membawa hukum dan aturan baru untuk kaumnya , sedangkan Yesus tidak datang dengan hukum atau aturan baru. Dia hanya datang untuk menggenapi hukum yang lama.

7. Ketujuh, Musa dan Muhammad meninggal dalam kemataian yang wajar, sedangkan Yesus dengan kejam dibunuh di tiang salib.

8. Kedelapan, Musa dan Muhammad terbaring di kubur dalam bumi, sedangkan Yesus beristirahat di Sorga. “Saya (Mr Deedat) berkata, “Karena itu Yesus tidak seperti Musa tetapi Muhammad seperti Musa”

Baik kita tambahkan ke delapan argumen Deedat di atas dengan delapan keunggulan Yesus dibandingkan dengan Musa dan Muhammad menurut Al Quran.

1. Menurut Muslim, Yesus adalah seorang yang suci dan saleh, sedangkan Musa dan Muhammad adalah orang berdosa

2. Menurut Muslim, Yesus dicipta dari Kalimat Allah, sedangkan Musa dan Muhammad dari air (mani) hina.

3. Menurut Muslim, Yesus diperkuat dengan Rohul Kudus, sedangkan Musa dan Muhammad tidak mengenal Rohul Kudus

4. Menurut Muslim Yesus sudah dapat berbicara walaupun masih dalam buaian (bayi), sedangkan Musa dan Muhammad pada usia yang biasa

5. Menurut Muslim, Yesus diangkat langsung oleh Allah ke sorga, sedangkan Musa dan Muhammad mati dan dikuburkan

6. Menurut Muslim, Yesus akan mengadili semua orang pada akhir zaman, sedangkan Musa dan Muhammad tidak.

7. Menurut Muslim, Yesus berbicara secara langsung kepada Allah, sedangkan Musa dan Muhammad berbicara dengan perantaraan Malaikat

8. Menurut Muslim, Yesus tidak pernah membunuh seorang pun manusia, sedangkan Musa dan Muhammad adalah nabi yang pernah membunuh

Kedelapan argumentasi yang dikemukakan oleh Mr Deedat tidak serta-merta mendukung klaimnnya bahwa Ulangan 18:18 diarahkan kepada Muhammad. Alasan-alasan itu justru GAMPANG DIREMUKKAN DAN memudahkan kita untuk beralih ke orang lain berdasarkan pertanyaan-pertanyaan berikut:

1. Pertama, soal ayah dan ibunya, Musa dan Muhammad sama-sama mempunyai seorang ayah dan ibu, TETAPI TIDAK HANYA Musa dan Muhammad yang memiliki ayah dan ibu. Anda pembaca, juga mempunyai ayah dan ibu. Anda pun bisa dijagokan sebagai nabi yang diramalkan dalam Ulangan 18:18. Kalau Anda tak mau, Anda dapat menjagokan Saul, Daud, Salomo, Yeremia, Yesaya dll.

2. Kedua, Musa dan Muhammad lahir secara normal, TETAPI begitu banyak orang di dunia ini lahir secara normal. Anda pun bisa dijagokan sebagai nabi yang diramalkan dalam Ulangan 18:18. Kalau Anda tak mau, Anda dapat menjagokan Saul, Daud, Salomo, Yeremia, Yesaya dll. Lalu mengapa Muhammad dijagokan?

3. Ketiga, Musa dan Muhammad menikah, sedangkan Yesus tidak, TETAPI TIDAK HANYA Musa yang kawin, lalu cocok dengan Muhammad yang kawin, tetapi umat manusia di dunia ini berkembang sejak dahulu karena perkawinan. Anda yang menikahpun bisa dijagokan sebagai nabi yang diramalkan dalam Ulangan 18:18. Kalau Anda tak mau, Anda dapat menjagokan Saul, Daud, Salomo, Yeremia, Yesaya dll. Lalu mengapa Muhammad dijagokan?

4. Keempat, Musa dan Muhammad diterima sebagai nabi oleh kaumnya dalam kehidupan mereka, sedangkan Yesus ditolak sebagai nabi oleh kaumnya, TETAPI Daniel, Yesaya, Yeremia, Amos, Zakharia, dan lain-lain pun diterima oleh orang Yahudi sebagai nabi mereka. Lalau mengapa harus Muhammad, orang Arab itu?

5. Kelima, Musa dan Muhammad adalah nabi dan raja, sedangkan kerajaan Yesus adalah Kerajaan “Dunia Lain”. TETAPI BERTANYALAH kepada orang Yahudi, yang empunya nabi Musa. Apakah mereka beranggapan bahwa Musa adalah seorang raja? Bagaimanakah Musa dikatakan raja, padahal kerajaan Israel baru dibentuk belakangan pada zaman Saul? Ingat, Musa adalah orang Ibrani asli. Apakah Musa menjadi nabi dan raja bagi orang Arab, sebagaimana Muslim mengakui Muhammad adalah nabi dan raja Arab? Jadi, nabi yang akan datang itu haruslah seperti Musa, bahwa nabi itu haruslah nabi dan raja bagi orang Ibrani.

6. Keenam, Musa dan Muhammad membawa hukum dan aturan baru untuk kaumnya , sedangkan Yesus tidak datang dengan hukum atau aturan baru. Dia hanya datang untuk menggenapi hukum yang lama. TETAPI JIKA BENAR bahwa Muhammad membawa hukum baru yang berbeda dengan Musa, itu berarti Muhammad TIDAK SEPERTI MUSA, ternyata Muhammad berbeda dengan Musa. Seorang baru dikatakan seperti Musa kalau orang itu membawa hukum seperti hukum yang di bawa oleh Musa. Begitu banyak nabi dan raja yang membawa hukum seperti yang di bawa oleh Musa; di antaranya Daud dan Isa Almasih. Anda harus tahu bahwa bukan hanya Muhammad yang membawa hukum baru di bumi ini, Daud juga membawa hukum baru, yang tertuang lengkap dalam kitab Zabur, bahkan Anda dapat menjagokan Ir Soekarno, yang membawa hukum baru di Indonesia berupa UUD 1945, yang jauh lebih toleran dan manusiawi daripada hukum yang dilansir oleh Muhammad.

7. Ketujuh, Musa dan Muhammad meninggal dalam kemataian yang wajar, sedangkan Yesus dengan kejam dibunuh di tiang salib, TETAPI SEMUA MUSLIM TAHU bahwa Muhammad mati karena diracun oleh istrinya. Lagi pula Alquran yang konon katanya TERPERINCI tidak menceriterakan akhir kehidupan Musa. Kalau anda sedikit berpaling kepada Alkitab, anda akan mendapati informasi yang kaya tentang kematian Musa. Musa meninggal sesaat setelah ia menerima firman Tuhan dalam usia 120 tahun dan kuburnya tidak diketahui orang hingga hari ini (Ul 43:4-7). Kalau benar Musa meninggal secara wajar, maka tidak hanya Muhammad yang meninggal secara wajar seperti Musa. Saat-saat kematiannya, Muhammad tidak mendapat wahyu Tuhan, ia malah mengeluh dan berdoa mohon di dekatkan kepada TEMAN YANG MAHATINGGI. Anda dapat menjagokan tokoh-tokoh lainnya, yang juga meninggal secara wajar.

8. Kedelapan, Musa dan Muhammad terbaring di kubur dalam bumi, sedangkan Yesus beristirahat di Sorga.. Apakah hanya Muhammad yang seperti Musa terbaring di kubur dalam bumi? Mengapa harus Muhammad? Apakah nenek moyang Anda tidak terbaring di kubur dalam bumi?

“Saya (Penulis) berkata, “Karena itu Muhammad tidak seperti Musa tetapi ORANG LAIN seperti Musa”



Dedelapan argumen Mr Deedat itu dengan mudah pula dapat dipatahkan dengan delapan dan bahkan lebih oleh keyakinan Muslim sendiri berikut ini:

1. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama dapat membuat mukjizat,( (Al Baqarah 2:60, (Al-Imran 3:49) sedangkan Muhammad hanya seorang pemberi peringatan tidak dapat membuat satu pun mukjizat (Qs 13:7). Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

2. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama dapat membaca dan menulis (keduanya melek huruf), sedangkan Muhammad adalah seorang yang bodoh dan buta huruf. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

3. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama bukan nabi terakhir, sedangkan Muhammad adalah nabi penutup. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

4. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama meramalkan datangnya seorang nabi penutup rantai para nabi, sedangkan Muhammad tidak meramalkan seorang pun nabi, bahkan Muhammad tidak dapat meramalkan kematiannya sendiri. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

5. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama nabi untuk bangsa Yahudi saja, sedangkan Muhammad adalah nabi untuk segala bangsa

6. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama nabi yang biasa saja, sedangkan Muhammad adalah nabi dan Lelaki yang paling agung. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

7. Menurut Muslim, Musa dan Yesus adalah orang Yahudi, sedangkan Muhammad adalah orang Arab. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

8. Menurut Muslim, Musa dan Yesus lahir dari orang tua yang beragama, sedangkan Muhammad lahir dan dididik oleh orang tua, kakek nenek penyembah berhala. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

9. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama berbicara dalam bahasa Ibrani (Aram) dan menyampaikan pesan Allah kepada Israel dalam bahasa Ibrani, sedangkan Muhammad menyampaikan pesan Allah dalam bahasa Arab yang gampang. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

10. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama berasal dari keturunan Ishak, sedangkan Muhammad berasal dari keturunan Ismail. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

11. Menurut Muslim, semasa bayi, Muhammad disusui dan dipelihara bukan oleh ibu kandungnya (Aminah), tetapi oleh ibu angkat (Halima Sa’diyah), sedangkan Musa dan Yesus disusui dan dipeliharan oleh ibu kandung mereka sendiri (Qs 28:7-14, Qs 19:27-34). Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

12. Menurut Muslim, Muhammad mengarahkan pengikutnya untuk berkblat ke Mekkah, sedang Musa dan Yesus tidak. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

13. Menurut Muslim, Muhammad hanyalah seorang pemberi peringatan, sedangkan Musa dan Yesus adalah orang-orang yang terkemuka di dunia dan akhirat. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

14. Menurut Muslim, Muhammad secara khusus mengutuk orang Yahudi menjadi kera yang hina dan memerintahkan murid-murinya mengangkat pedang untuk membunuh orang Yahudi, sedangkan Musa dan Yesus adalah orang yang berusaha membela dan mempertobatkan (membebaskan) bangsa Yahudi. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

15. Menurut Muslim, Muhammad diperintahkan oleh Allah untuk percaya kepada Taurat (Musa) dan Injil (Isa Almasih), sedangkan Musa dan Yesus tidak diperintahkan oleh Allah untuk percaya kepada Al Quran (Muhammad).Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

Dengan berat hati, Penulis berkata: Musa sama dengan Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad


Delapan hal lain lagi yang membedakan Muhammad dan Musa


1. Menurut Muslim, Muhammad kawin dengan janda berumur 45 tahun dan anak di bawah umur (9 tahun), sedangkah Musa tidak melakukan hal itu. Kedua-duanya kawin, tetapi bedanya yang seorang bermoral yang lainnya tidak.

2. Menurut Muslim, gigi depan Muhammad rontok karena berperang, sedangkan gigi Musa baik-baik saja. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

3. Menurut Muslim, Muhammad mati karena diracun, sedangkan Musa mati secara wajar.

4. Muhammad disuruh oleh Allah untuk menceriterakan kisah Musa kepada orang Arab, sedangkan Musa tidak pernah disuruh oleh Allah untuk menceriterakan kisahnya sendiri kepada orang Arab.

5. Menurut Muslim, Kuburan Muhammad dan bangkainya masih dipelihara hingga sekarang, sedangkan kuburan Musa tidak diketahui dan Isa tidak diketahui. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad..

6. Menurut Muslim, Muhammad pernah naik ke langit ke tujuh (Isra’ dan Mir’aj), sedangkan Musa tidak pernah naik ke salah satu pun dari ke tujuh langit itu.

7. Menurut Muslim, Muhammad mengajarkan perkawinan Mu’ttah (perkawinan berdasarkan nafsu seks), sedangkan Musa dan Isa mengajarkan manusia mu'ttah. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

8. Menurut Muslim, Muhammad minta didoakan (shalawat nabi), sedang Musa dan Isa diminta mendoakan para pengikutnya.Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

Dengan berat hati, Anda lebih baik mengabaikan argument Mr Deedat daripada menerimanya.

“Saya (Penulis) berkata, “Karena itu Muhammad tidak seperti Musa tetapi Yesus seperti Musa”. Alquran tidak datang dari Pencipta langit dan bumi

Masih adakah sisa dalam pemikiran anda bahwa nubuat Ulangan dialamatkan kepada Muhammad??

"Muhammad dinubuatkan dlam Alkitab" kata tuan Deedat, "Baru sadar" dia adalah pendusta!!??

ABI dengan senang hati melayani Anda!!

Akal Budi Islam
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 3445
Reputation : 16
Points : 7175
Registration date : 2010-09-16

View user profile

Back to top Go down

Ternyata Muhammad dinubuatkan dalam Alkitab. Baru sadar!! Empty Re: Ternyata Muhammad dinubuatkan dalam Alkitab. Baru sadar!!

Post by Akal Budi Islam on Thu 09 Feb 2012, 6:01 pm

@Akal Budi Islam wrote:
Dalam bab pertama bukunya (DIALOG ISLAM KRISTEN), yang diberi topik “Pertemuan Besar Pertamaku” Mr Deedat memulai tulisannya dengan mengutip Al-Qurannya.

“…bagaimana pendapatmu jika Al-Quran itu datang dari sisi Allah…”(QS Al-Ahqaaf: 10).

Jawabannya amat sederhana. Jika Allah itu adalah Tuhan yang Mahakuasa, Yahwe, maka pantas diamini dan diimani. Namun bagaimana orang mengamini dan mengimaninya tentu perlu diselidiki kebenarannya. Benarkah klaim Alquran ini!

Untuk membuktikan bahwa Al-Quran dan nabinya datang dari Allah, Mr Deedat mengangkat tema “Nabi” dalam Kitab Ulangan 18:18. Tentu amat lucu. Anda dapat membayangkan bahwa untuk membuktikan kehadiran Nabi Suci harus dicari dalam kitab orang Yahudi dan Kristen. Ini tentu berbeda dgn Kristen yg mencari dukungan nabi pada Kitab Yahudi karena Kristen menerima kitab mereka sebagai asli, bukan palsu, diakui sebagai kitab yang diwahyukan. Anda tentu tahu bahwa orang Muslim dengan amat getol mengklaim bahwa Alkitab orang Yahudi maupun Kristen adalah palsu, tidak asli, sudah dikorup. (Mereka (bani Israel) suka merobah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya.(Surah 5:13.)


"Dan di antara orang¬orang yang mengatakan: "Sesungguhnya kami ini orang-orang Nasrani", .. tetapi mereka (sengaja) melupakan sebahagian dari apa yang
mereka telah diberi peringatan dengannya…"(Sura 5:14-15)


Aneh juga mengapa tidak dicari dalam Al-Qurannya sendiri?

Anda tidak mungkin bersandar pada Alkitab Yahudi dan Kristen tanpa terlebih dahulu mengakui kebenaran yang diwahyukan di dalamnya.. Tetapi kalau Anda ngotot berkeyakinan bahwa Alkitab orang Yahudi dan Kristen adalah palsu, maka apa yang Anda kemukakan adalah palsu. Betapa rumitnya untuk mengerti kebenaran dalam Islam karena mereka tidak begitu percaya diri akan kebenaran yang diwahyukan dalam Al-Qurannya .Itulah sebabnya mereka harus bersandar pada Alkitab. Dari segi ini Alkitab jauh lebih unggul dari Al-Quran, bukan? Tentu lebih unggul apa yang menopang daripada apa yang ditopang.

Muslim mencari dan berlindung dibalik otoritas Alkitab untuk membuktikan kehadiran Al-Quran dan Nabinya, tetapi orang Kristen dan Alkitabnya tidak membutuhkan pengakuan dari Al-Quran atau apa dan siapa pun bahwa Yesus adalah Nabi, bahwa Yesus adalah sungguh-sungguh manusia dan sungguh-sungguh Allah. Kebenaran selalu bersandar pada dirinya sendiri, bukan pada sesuatu yang lain. Dia tidak mengemis pada pengakuan tetangga.

Orang Kristen menolak Al-Quran, maka mereka menolak juga segala implikasi yang ditimbulkannya. Mereka menolak pengakuannya yang setengah-setengah kepada Yesus Kristus. Alkitab kami menegaskan dan membela kebenaran itu. Tidak ada nabi setelah Yesus, kecuali NAB PALSU. (Bdk Mat 7:15//24:24). Bagi orang Kristen, siapa pun yang menyangkal Penguasa yaitu Yesus Kristus, dia adalah nabi palsu.

“Mereka akan memasukan pengajaran-pengarajaran sesat, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka” (2 Ptr 2:1).

Tunjukkan kepada kami dari Al-Quranmu bahwa Yesus adalah nabi palsu. Sebaliknya, Alkitab tidak akan dapat menunjukkan kepadamu bahwa Muhammad adalah nabi sejati, kecuali nabi palsu. Mr Deedat mengabaikan cara berpikir seperti itu. Menurut Mr Deedat, Nabi yang dimaksud oleh Musa dalam kitab Ulangan itu ialah Muhammad dan bukan Yesus.

Mengapa bukan Yesus?

Menurut Mr Deedat,

pertama, Yesus Kristus tidak seperti Musa karena Yesus adalah Tuhan, tetapi Musa bukan Tuhan.

kedua, Yesus mati untuk dosa-dosa dunia, tetapi Musa tidak mati untuk hal tersebut.

ketiga, Yesus pergi ke neraka selama tiga hari, tetapi Musa tidak masuk ke sana.

Jadi, Ulangan 18:18 tidak menubuatkan tentang kehadiran Yesus, tetapi Muhammad. Selain ketidaksamaan itu, Mr Deedat masih mengemukakan delapan argumen ketidaksamaan lainnya dengan Yesus, tetapi sebaliknya kedelapan argumen itu sama dengan Muhamad:

1. Pertama, soal ayah dan ibunya, Musa dan Muhammad sama-sama mempunyai seorang ayah dan ibu, sedangkan Yesus mempunyai ibu tapi ayahnya bukan seorang manusia.

2. Kedua, Musa dan Muhammad lahir secara normal, sedangkan Yesus lahir secara ajaib.
3. Ketiga, Musa dan Muhammad menikah, sedangkan Yesus tidak.

4. Keempat, Musa dan Muhammad diterima sebagai nabi oleh kaumnya dalam kehidupan mereka, sedangkan Yesus ditolak sebagai nabi oleh kaumnya.

5. Kelima, Musa dan Muhammad adalah nabi dan raja, sedangkan kerajaan Yesus adalah Kerajaan “Dunia Lain”.

6. Keenam, Musa dan Muhammad membawa hukum dan aturan baru untuk kaumnya , sedangkan Yesus tidak datang dengan hukum atau aturan baru. Dia hanya datang untuk menggenapi hukum yang lama.

7. Ketujuh, Musa dan Muhammad meninggal dalam kemataian yang wajar, sedangkan Yesus dengan kejam dibunuh di tiang salib.

8. Kedelapan, Musa dan Muhammad terbaring di kubur dalam bumi, sedangkan Yesus beristirahat di Sorga. “Saya (Mr Deedat) berkata, “Karena itu Yesus tidak seperti Musa tetapi Muhammad seperti Musa”

Baik kita tambahkan ke delapan argumen Deedat di atas dengan delapan keunggulan Yesus dibandingkan dengan Musa dan Muhammad menurut Al Quran.

1. Menurut Muslim, Yesus adalah seorang yang suci dan saleh, sedangkan Musa dan Muhammad adalah orang berdosa

2. Menurut Muslim, Yesus dicipta dari Kalimat Allah, sedangkan Musa dan Muhammad dari air (mani) hina.

3. Menurut Muslim, Yesus diperkuat dengan Rohul Kudus, sedangkan Musa dan Muhammad tidak mengenal Rohul Kudus

4. Menurut Muslim Yesus sudah dapat berbicara walaupun masih dalam buaian (bayi), sedangkan Musa dan Muhammad pada usia yang biasa

5. Menurut Muslim, Yesus diangkat langsung oleh Allah ke sorga, sedangkan Musa dan Muhammad mati dan dikuburkan

6. Menurut Muslim, Yesus akan mengadili semua orang pada akhir zaman, sedangkan Musa dan Muhammad tidak.

7. Menurut Muslim, Yesus berbicara secara langsung kepada Allah, sedangkan Musa dan Muhammad berbicara dengan perantaraan Malaikat

8. Menurut Muslim, Yesus tidak pernah membunuh seorang pun manusia, sedangkan Musa dan Muhammad adalah nabi yang pernah membunuh

Kedelapan argumentasi yang dikemukakan oleh Mr Deedat tidak serta-merta mendukung klaimnnya bahwa Ulangan 18:18 diarahkan kepada Muhammad. Alasan-alasan itu justru GAMPANG DIREMUKKAN DAN memudahkan kita untuk beralih ke orang lain berdasarkan pertanyaan-pertanyaan berikut:

1. Pertama, soal ayah dan ibunya, Musa dan Muhammad sama-sama mempunyai seorang ayah dan ibu, TETAPI TIDAK HANYA Musa dan Muhammad yang memiliki ayah dan ibu. Anda pembaca, juga mempunyai ayah dan ibu. Anda pun bisa dijagokan sebagai nabi yang diramalkan dalam Ulangan 18:18. Kalau Anda tak mau, Anda dapat menjagokan Saul, Daud, Salomo, Yeremia, Yesaya dll.

2. Kedua, Musa dan Muhammad lahir secara normal, TETAPI begitu banyak orang di dunia ini lahir secara normal. Anda pun bisa dijagokan sebagai nabi yang diramalkan dalam Ulangan 18:18. Kalau Anda tak mau, Anda dapat menjagokan Saul, Daud, Salomo, Yeremia, Yesaya dll. Lalu mengapa Muhammad dijagokan?

3. Ketiga, Musa dan Muhammad menikah, sedangkan Yesus tidak, TETAPI TIDAK HANYA Musa yang kawin, lalu cocok dengan Muhammad yang kawin, tetapi umat manusia di dunia ini berkembang sejak dahulu karena perkawinan. Anda yang menikahpun bisa dijagokan sebagai nabi yang diramalkan dalam Ulangan 18:18. Kalau Anda tak mau, Anda dapat menjagokan Saul, Daud, Salomo, Yeremia, Yesaya dll. Lalu mengapa Muhammad dijagokan?

4. Keempat, Musa dan Muhammad diterima sebagai nabi oleh kaumnya dalam kehidupan mereka, sedangkan Yesus ditolak sebagai nabi oleh kaumnya, TETAPI Daniel, Yesaya, Yeremia, Amos, Zakharia, dan lain-lain pun diterima oleh orang Yahudi sebagai nabi mereka. Lalau mengapa harus Muhammad, orang Arab itu?

5. Kelima, Musa dan Muhammad adalah nabi dan raja, sedangkan kerajaan Yesus adalah Kerajaan “Dunia Lain”. TETAPI BERTANYALAH kepada orang Yahudi, yang empunya nabi Musa. Apakah mereka beranggapan bahwa Musa adalah seorang raja? Bagaimanakah Musa dikatakan raja, padahal kerajaan Israel baru dibentuk belakangan pada zaman Saul? Ingat, Musa adalah orang Ibrani asli. Apakah Musa menjadi nabi dan raja bagi orang Arab, sebagaimana Muslim mengakui Muhammad adalah nabi dan raja Arab? Jadi, nabi yang akan datang itu haruslah seperti Musa, bahwa nabi itu haruslah nabi dan raja bagi orang Ibrani.

6. Keenam, Musa dan Muhammad membawa hukum dan aturan baru untuk kaumnya , sedangkan Yesus tidak datang dengan hukum atau aturan baru. Dia hanya datang untuk menggenapi hukum yang lama. TETAPI JIKA BENAR bahwa Muhammad membawa hukum baru yang berbeda dengan Musa, itu berarti Muhammad TIDAK SEPERTI MUSA, ternyata Muhammad berbeda dengan Musa. Seorang baru dikatakan seperti Musa kalau orang itu membawa hukum seperti hukum yang di bawa oleh Musa. Begitu banyak nabi dan raja yang membawa hukum seperti yang di bawa oleh Musa; di antaranya Daud dan Isa Almasih. Anda harus tahu bahwa bukan hanya Muhammad yang membawa hukum baru di bumi ini, Daud juga membawa hukum baru, yang tertuang lengkap dalam kitab Zabur, bahkan Anda dapat menjagokan Ir Soekarno, yang membawa hukum baru di Indonesia berupa UUD 1945, yang jauh lebih toleran dan manusiawi daripada hukum yang dilansir oleh Muhammad.

7. Ketujuh, Musa dan Muhammad meninggal dalam kemataian yang wajar, sedangkan Yesus dengan kejam dibunuh di tiang salib, TETAPI SEMUA MUSLIM TAHU bahwa Muhammad mati karena diracun oleh istrinya. Lagi pula Alquran yang konon katanya TERPERINCI tidak menceriterakan akhir kehidupan Musa. Kalau anda sedikit berpaling kepada Alkitab, anda akan mendapati informasi yang kaya tentang kematian Musa. Musa meninggal sesaat setelah ia menerima firman Tuhan dalam usia 120 tahun dan kuburnya tidak diketahui orang hingga hari ini (Ul 43:4-7). Kalau benar Musa meninggal secara wajar, maka tidak hanya Muhammad yang meninggal secara wajar seperti Musa. Saat-saat kematiannya, Muhammad tidak mendapat wahyu Tuhan, ia malah mengeluh dan berdoa mohon di dekatkan kepada TEMAN YANG MAHATINGGI. Anda dapat menjagokan tokoh-tokoh lainnya, yang juga meninggal secara wajar.

8. Kedelapan, Musa dan Muhammad terbaring di kubur dalam bumi, sedangkan Yesus beristirahat di Sorga.. Apakah hanya Muhammad yang seperti Musa terbaring di kubur dalam bumi? Mengapa harus Muhammad? Apakah nenek moyang Anda tidak terbaring di kubur dalam bumi?

“Saya (Penulis) berkata, “Karena itu Muhammad tidak seperti Musa tetapi ORANG LAIN seperti Musa”



Dedelapan argumen Mr Deedat itu dengan mudah pula dapat dipatahkan dengan delapan dan bahkan lebih oleh keyakinan Muslim sendiri berikut ini:

1. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama dapat membuat mukjizat,( (Al Baqarah 2:60, (Al-Imran 3:49) sedangkan Muhammad hanya seorang pemberi peringatan tidak dapat membuat satu pun mukjizat (Qs 13:7). Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

2. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama dapat membaca dan menulis (keduanya melek huruf), sedangkan Muhammad adalah seorang yang bodoh dan buta huruf. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

3. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama bukan nabi terakhir, sedangkan Muhammad adalah nabi penutup. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

4. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama meramalkan datangnya seorang nabi penutup rantai para nabi, sedangkan Muhammad tidak meramalkan seorang pun nabi, bahkan Muhammad tidak dapat meramalkan kematiannya sendiri. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

5. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama nabi untuk bangsa Yahudi saja, sedangkan Muhammad adalah nabi untuk segala bangsa

6. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama nabi yang biasa saja, sedangkan Muhammad adalah nabi dan Lelaki yang paling agung. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

7. Menurut Muslim, Musa dan Yesus adalah orang Yahudi, sedangkan Muhammad adalah orang Arab. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

8. Menurut Muslim, Musa dan Yesus lahir dari orang tua yang beragama, sedangkan Muhammad lahir dan dididik oleh orang tua, kakek nenek penyembah berhala. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

9. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama berbicara dalam bahasa Ibrani (Aram) dan menyampaikan pesan Allah kepada Israel dalam bahasa Ibrani, sedangkan Muhammad menyampaikan pesan Allah dalam bahasa Arab yang gampang. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

10. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama berasal dari keturunan Ishak, sedangkan Muhammad berasal dari keturunan Ismail. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

11. Menurut Muslim, semasa bayi, Muhammad disusui dan dipelihara bukan oleh ibu kandungnya (Aminah), tetapi oleh ibu angkat (Halima Sa’diyah), sedangkan Musa dan Yesus disusui dan dipeliharan oleh ibu kandung mereka sendiri (Qs 28:7-14, Qs 19:27-34). Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

12. Menurut Muslim, Muhammad mengarahkan pengikutnya untuk berkblat ke Mekkah, sedang Musa dan Yesus tidak. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

13. Menurut Muslim, Muhammad hanyalah seorang pemberi peringatan, sedangkan Musa dan Yesus adalah orang-orang yang terkemuka di dunia dan akhirat. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

14. Menurut Muslim, Muhammad secara khusus mengutuk orang Yahudi menjadi kera yang hina dan memerintahkan murid-murinya mengangkat pedang untuk membunuh orang Yahudi, sedangkan Musa dan Yesus adalah orang yang berusaha membela dan mempertobatkan (membebaskan) bangsa Yahudi. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

15. Menurut Muslim, Muhammad diperintahkan oleh Allah untuk percaya kepada Taurat (Musa) dan Injil (Isa Almasih), sedangkan Musa dan Yesus tidak diperintahkan oleh Allah untuk percaya kepada Al Quran (Muhammad).Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

Dengan berat hati, Penulis berkata: Musa sama dengan Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad


Delapan hal lain lagi yang membedakan Muhammad dan Musa


1. Menurut Muslim, Muhammad kawin dengan janda berumur 45 tahun dan anak di bawah umur (9 tahun), sedangkah Musa tidak melakukan hal itu. Kedua-duanya kawin, tetapi bedanya yang seorang bermoral yang lainnya tidak.

2. Menurut Muslim, gigi depan Muhammad rontok karena berperang, sedangkan gigi Musa baik-baik saja. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

3. Menurut Muslim, Muhammad mati karena diracun, sedangkan Musa mati secara wajar.

4. Muhammad disuruh oleh Allah untuk menceriterakan kisah Musa kepada orang Arab, sedangkan Musa tidak pernah disuruh oleh Allah untuk menceriterakan kisahnya sendiri kepada orang Arab.

5. Menurut Muslim, Kuburan Muhammad dan bangkainya masih dipelihara hingga sekarang, sedangkan kuburan Musa tidak diketahui dan Isa tidak diketahui. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad..

6. Menurut Muslim, Muhammad pernah naik ke langit ke tujuh (Isra’ dan Mir’aj), sedangkan Musa tidak pernah naik ke salah satu pun dari ke tujuh langit itu.

7. Menurut Muslim, Muhammad mengajarkan perkawinan Mu’ttah (perkawinan berdasarkan nafsu seks), sedangkan Musa dan Isa mengajarkan manusia mu'ttah. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

8. Menurut Muslim, Muhammad minta didoakan (shalawat nabi), sedang Musa dan Isa diminta mendoakan para pengikutnya.Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

Dengan berat hati, Anda lebih baik mengabaikan argument Mr Deedat daripada menerimanya.

“Saya (Penulis) berkata, “Karena itu Muhammad tidak seperti Musa tetapi Yesus seperti Musa”. Alquran tidak datang dari Pencipta langit dan bumi

Masih adakah sisa dalam pemikiran anda bahwa nubuat Ulangan dialamatkan kepada Muhammad??

"Muhammad dinubuatkan dlam Alkitab" kata tuan Deedat, "Baru sadar" dia adalah pendusta!!??

ABI dengan senang hati melayani Anda!!


Slimer.....pada salat semua............!!!!!!!!!!!!

Akal Budi Islam
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 3445
Reputation : 16
Points : 7175
Registration date : 2010-09-16

View user profile

Back to top Go down

Ternyata Muhammad dinubuatkan dalam Alkitab. Baru sadar!! Empty Re: Ternyata Muhammad dinubuatkan dalam Alkitab. Baru sadar!!

Post by raymondantes on Thu 09 Feb 2012, 8:48 pm

@Akal Budi Islam wrote:
@Akal Budi Islam wrote:
Dalam bab pertama bukunya (DIALOG ISLAM KRISTEN), yang diberi topik “Pertemuan Besar Pertamaku” Mr Deedat memulai tulisannya dengan mengutip Al-Qurannya.

“…bagaimana pendapatmu jika Al-Quran itu datang dari sisi Allah…”(QS Al-Ahqaaf: 10).

Jawabannya amat sederhana. Jika Allah itu adalah Tuhan yang Mahakuasa, Yahwe, maka pantas diamini dan diimani. Namun bagaimana orang mengamini dan mengimaninya tentu perlu diselidiki kebenarannya. Benarkah klaim Alquran ini!

Untuk membuktikan bahwa Al-Quran dan nabinya datang dari Allah, Mr Deedat mengangkat tema “Nabi” dalam Kitab Ulangan 18:18. Tentu amat lucu. Anda dapat membayangkan bahwa untuk membuktikan kehadiran Nabi Suci harus dicari dalam kitab orang Yahudi dan Kristen. Ini tentu berbeda dgn Kristen yg mencari dukungan nabi pada Kitab Yahudi karena Kristen menerima kitab mereka sebagai asli, bukan palsu, diakui sebagai kitab yang diwahyukan. Anda tentu tahu bahwa orang Muslim dengan amat getol mengklaim bahwa Alkitab orang Yahudi maupun Kristen adalah palsu, tidak asli, sudah dikorup. (Mereka (bani Israel) suka merobah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya.(Surah 5:13.)


"Dan di antara orang¬orang yang mengatakan: "Sesungguhnya kami ini orang-orang Nasrani", .. tetapi mereka (sengaja) melupakan sebahagian dari apa yang
mereka telah diberi peringatan dengannya…"(Sura 5:14-15)


Aneh juga mengapa tidak dicari dalam Al-Qurannya sendiri?

Anda tidak mungkin bersandar pada Alkitab Yahudi dan Kristen tanpa terlebih dahulu mengakui kebenaran yang diwahyukan di dalamnya.. Tetapi kalau Anda ngotot berkeyakinan bahwa Alkitab orang Yahudi dan Kristen adalah palsu, maka apa yang Anda kemukakan adalah palsu. Betapa rumitnya untuk mengerti kebenaran dalam Islam karena mereka tidak begitu percaya diri akan kebenaran yang diwahyukan dalam Al-Qurannya .Itulah sebabnya mereka harus bersandar pada Alkitab. Dari segi ini Alkitab jauh lebih unggul dari Al-Quran, bukan? Tentu lebih unggul apa yang menopang daripada apa yang ditopang.

Muslim mencari dan berlindung dibalik otoritas Alkitab untuk membuktikan kehadiran Al-Quran dan Nabinya, tetapi orang Kristen dan Alkitabnya tidak membutuhkan pengakuan dari Al-Quran atau apa dan siapa pun bahwa Yesus adalah Nabi, bahwa Yesus adalah sungguh-sungguh manusia dan sungguh-sungguh Allah. Kebenaran selalu bersandar pada dirinya sendiri, bukan pada sesuatu yang lain. Dia tidak mengemis pada pengakuan tetangga.

Orang Kristen menolak Al-Quran, maka mereka menolak juga segala implikasi yang ditimbulkannya. Mereka menolak pengakuannya yang setengah-setengah kepada Yesus Kristus. Alkitab kami menegaskan dan membela kebenaran itu. Tidak ada nabi setelah Yesus, kecuali NAB PALSU. (Bdk Mat 7:15//24:24). Bagi orang Kristen, siapa pun yang menyangkal Penguasa yaitu Yesus Kristus, dia adalah nabi palsu.

“Mereka akan memasukan pengajaran-pengarajaran sesat, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka” (2 Ptr 2:1).

Tunjukkan kepada kami dari Al-Quranmu bahwa Yesus adalah nabi palsu. Sebaliknya, Alkitab tidak akan dapat menunjukkan kepadamu bahwa Muhammad adalah nabi sejati, kecuali nabi palsu. Mr Deedat mengabaikan cara berpikir seperti itu. Menurut Mr Deedat, Nabi yang dimaksud oleh Musa dalam kitab Ulangan itu ialah Muhammad dan bukan Yesus.

Mengapa bukan Yesus?

Menurut Mr Deedat,

pertama, Yesus Kristus tidak seperti Musa karena Yesus adalah Tuhan, tetapi Musa bukan Tuhan.

kedua, Yesus mati untuk dosa-dosa dunia, tetapi Musa tidak mati untuk hal tersebut.

ketiga, Yesus pergi ke neraka selama tiga hari, tetapi Musa tidak masuk ke sana.

Jadi, Ulangan 18:18 tidak menubuatkan tentang kehadiran Yesus, tetapi Muhammad. Selain ketidaksamaan itu, Mr Deedat masih mengemukakan delapan argumen ketidaksamaan lainnya dengan Yesus, tetapi sebaliknya kedelapan argumen itu sama dengan Muhamad:

1. Pertama, soal ayah dan ibunya, Musa dan Muhammad sama-sama mempunyai seorang ayah dan ibu, sedangkan Yesus mempunyai ibu tapi ayahnya bukan seorang manusia.

2. Kedua, Musa dan Muhammad lahir secara normal, sedangkan Yesus lahir secara ajaib.
3. Ketiga, Musa dan Muhammad menikah, sedangkan Yesus tidak.

4. Keempat, Musa dan Muhammad diterima sebagai nabi oleh kaumnya dalam kehidupan mereka, sedangkan Yesus ditolak sebagai nabi oleh kaumnya.

5. Kelima, Musa dan Muhammad adalah nabi dan raja, sedangkan kerajaan Yesus adalah Kerajaan “Dunia Lain”.

6. Keenam, Musa dan Muhammad membawa hukum dan aturan baru untuk kaumnya , sedangkan Yesus tidak datang dengan hukum atau aturan baru. Dia hanya datang untuk menggenapi hukum yang lama.

7. Ketujuh, Musa dan Muhammad meninggal dalam kemataian yang wajar, sedangkan Yesus dengan kejam dibunuh di tiang salib.

8. Kedelapan, Musa dan Muhammad terbaring di kubur dalam bumi, sedangkan Yesus beristirahat di Sorga. “Saya (Mr Deedat) berkata, “Karena itu Yesus tidak seperti Musa tetapi Muhammad seperti Musa”

Baik kita tambahkan ke delapan argumen Deedat di atas dengan delapan keunggulan Yesus dibandingkan dengan Musa dan Muhammad menurut Al Quran.

1. Menurut Muslim, Yesus adalah seorang yang suci dan saleh, sedangkan Musa dan Muhammad adalah orang berdosa

2. Menurut Muslim, Yesus dicipta dari Kalimat Allah, sedangkan Musa dan Muhammad dari air (mani) hina.

3. Menurut Muslim, Yesus diperkuat dengan Rohul Kudus, sedangkan Musa dan Muhammad tidak mengenal Rohul Kudus

4. Menurut Muslim Yesus sudah dapat berbicara walaupun masih dalam buaian (bayi), sedangkan Musa dan Muhammad pada usia yang biasa

5. Menurut Muslim, Yesus diangkat langsung oleh Allah ke sorga, sedangkan Musa dan Muhammad mati dan dikuburkan

6. Menurut Muslim, Yesus akan mengadili semua orang pada akhir zaman, sedangkan Musa dan Muhammad tidak.

7. Menurut Muslim, Yesus berbicara secara langsung kepada Allah, sedangkan Musa dan Muhammad berbicara dengan perantaraan Malaikat

8. Menurut Muslim, Yesus tidak pernah membunuh seorang pun manusia, sedangkan Musa dan Muhammad adalah nabi yang pernah membunuh

Kedelapan argumentasi yang dikemukakan oleh Mr Deedat tidak serta-merta mendukung klaimnnya bahwa Ulangan 18:18 diarahkan kepada Muhammad. Alasan-alasan itu justru GAMPANG DIREMUKKAN DAN memudahkan kita untuk beralih ke orang lain berdasarkan pertanyaan-pertanyaan berikut:

1. Pertama, soal ayah dan ibunya, Musa dan Muhammad sama-sama mempunyai seorang ayah dan ibu, TETAPI TIDAK HANYA Musa dan Muhammad yang memiliki ayah dan ibu. Anda pembaca, juga mempunyai ayah dan ibu. Anda pun bisa dijagokan sebagai nabi yang diramalkan dalam Ulangan 18:18. Kalau Anda tak mau, Anda dapat menjagokan Saul, Daud, Salomo, Yeremia, Yesaya dll.

2. Kedua, Musa dan Muhammad lahir secara normal, TETAPI begitu banyak orang di dunia ini lahir secara normal. Anda pun bisa dijagokan sebagai nabi yang diramalkan dalam Ulangan 18:18. Kalau Anda tak mau, Anda dapat menjagokan Saul, Daud, Salomo, Yeremia, Yesaya dll. Lalu mengapa Muhammad dijagokan?

3. Ketiga, Musa dan Muhammad menikah, sedangkan Yesus tidak, TETAPI TIDAK HANYA Musa yang kawin, lalu cocok dengan Muhammad yang kawin, tetapi umat manusia di dunia ini berkembang sejak dahulu karena perkawinan. Anda yang menikahpun bisa dijagokan sebagai nabi yang diramalkan dalam Ulangan 18:18. Kalau Anda tak mau, Anda dapat menjagokan Saul, Daud, Salomo, Yeremia, Yesaya dll. Lalu mengapa Muhammad dijagokan?

4. Keempat, Musa dan Muhammad diterima sebagai nabi oleh kaumnya dalam kehidupan mereka, sedangkan Yesus ditolak sebagai nabi oleh kaumnya, TETAPI Daniel, Yesaya, Yeremia, Amos, Zakharia, dan lain-lain pun diterima oleh orang Yahudi sebagai nabi mereka. Lalau mengapa harus Muhammad, orang Arab itu?

5. Kelima, Musa dan Muhammad adalah nabi dan raja, sedangkan kerajaan Yesus adalah Kerajaan “Dunia Lain”. TETAPI BERTANYALAH kepada orang Yahudi, yang empunya nabi Musa. Apakah mereka beranggapan bahwa Musa adalah seorang raja? Bagaimanakah Musa dikatakan raja, padahal kerajaan Israel baru dibentuk belakangan pada zaman Saul? Ingat, Musa adalah orang Ibrani asli. Apakah Musa menjadi nabi dan raja bagi orang Arab, sebagaimana Muslim mengakui Muhammad adalah nabi dan raja Arab? Jadi, nabi yang akan datang itu haruslah seperti Musa, bahwa nabi itu haruslah nabi dan raja bagi orang Ibrani.

6. Keenam, Musa dan Muhammad membawa hukum dan aturan baru untuk kaumnya , sedangkan Yesus tidak datang dengan hukum atau aturan baru. Dia hanya datang untuk menggenapi hukum yang lama. TETAPI JIKA BENAR bahwa Muhammad membawa hukum baru yang berbeda dengan Musa, itu berarti Muhammad TIDAK SEPERTI MUSA, ternyata Muhammad berbeda dengan Musa. Seorang baru dikatakan seperti Musa kalau orang itu membawa hukum seperti hukum yang di bawa oleh Musa. Begitu banyak nabi dan raja yang membawa hukum seperti yang di bawa oleh Musa; di antaranya Daud dan Isa Almasih. Anda harus tahu bahwa bukan hanya Muhammad yang membawa hukum baru di bumi ini, Daud juga membawa hukum baru, yang tertuang lengkap dalam kitab Zabur, bahkan Anda dapat menjagokan Ir Soekarno, yang membawa hukum baru di Indonesia berupa UUD 1945, yang jauh lebih toleran dan manusiawi daripada hukum yang dilansir oleh Muhammad.

7. Ketujuh, Musa dan Muhammad meninggal dalam kemataian yang wajar, sedangkan Yesus dengan kejam dibunuh di tiang salib, TETAPI SEMUA MUSLIM TAHU bahwa Muhammad mati karena diracun oleh istrinya. Lagi pula Alquran yang konon katanya TERPERINCI tidak menceriterakan akhir kehidupan Musa. Kalau anda sedikit berpaling kepada Alkitab, anda akan mendapati informasi yang kaya tentang kematian Musa. Musa meninggal sesaat setelah ia menerima firman Tuhan dalam usia 120 tahun dan kuburnya tidak diketahui orang hingga hari ini (Ul 43:4-7). Kalau benar Musa meninggal secara wajar, maka tidak hanya Muhammad yang meninggal secara wajar seperti Musa. Saat-saat kematiannya, Muhammad tidak mendapat wahyu Tuhan, ia malah mengeluh dan berdoa mohon di dekatkan kepada TEMAN YANG MAHATINGGI. Anda dapat menjagokan tokoh-tokoh lainnya, yang juga meninggal secara wajar.

8. Kedelapan, Musa dan Muhammad terbaring di kubur dalam bumi, sedangkan Yesus beristirahat di Sorga.. Apakah hanya Muhammad yang seperti Musa terbaring di kubur dalam bumi? Mengapa harus Muhammad? Apakah nenek moyang Anda tidak terbaring di kubur dalam bumi?

“Saya (Penulis) berkata, “Karena itu Muhammad tidak seperti Musa tetapi ORANG LAIN seperti Musa”



Dedelapan argumen Mr Deedat itu dengan mudah pula dapat dipatahkan dengan delapan dan bahkan lebih oleh keyakinan Muslim sendiri berikut ini:

1. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama dapat membuat mukjizat,( (Al Baqarah 2:60, (Al-Imran 3:49) sedangkan Muhammad hanya seorang pemberi peringatan tidak dapat membuat satu pun mukjizat (Qs 13:7). Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

2. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama dapat membaca dan menulis (keduanya melek huruf), sedangkan Muhammad adalah seorang yang bodoh dan buta huruf. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

3. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama bukan nabi terakhir, sedangkan Muhammad adalah nabi penutup. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

4. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama meramalkan datangnya seorang nabi penutup rantai para nabi, sedangkan Muhammad tidak meramalkan seorang pun nabi, bahkan Muhammad tidak dapat meramalkan kematiannya sendiri. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

5. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama nabi untuk bangsa Yahudi saja, sedangkan Muhammad adalah nabi untuk segala bangsa

6. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama nabi yang biasa saja, sedangkan Muhammad adalah nabi dan Lelaki yang paling agung. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

7. Menurut Muslim, Musa dan Yesus adalah orang Yahudi, sedangkan Muhammad adalah orang Arab. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

8. Menurut Muslim, Musa dan Yesus lahir dari orang tua yang beragama, sedangkan Muhammad lahir dan dididik oleh orang tua, kakek nenek penyembah berhala. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

9. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama berbicara dalam bahasa Ibrani (Aram) dan menyampaikan pesan Allah kepada Israel dalam bahasa Ibrani, sedangkan Muhammad menyampaikan pesan Allah dalam bahasa Arab yang gampang. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

10. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama berasal dari keturunan Ishak, sedangkan Muhammad berasal dari keturunan Ismail. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

11. Menurut Muslim, semasa bayi, Muhammad disusui dan dipelihara bukan oleh ibu kandungnya (Aminah), tetapi oleh ibu angkat (Halima Sa’diyah), sedangkan Musa dan Yesus disusui dan dipeliharan oleh ibu kandung mereka sendiri (Qs 28:7-14, Qs 19:27-34). Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

12. Menurut Muslim, Muhammad mengarahkan pengikutnya untuk berkblat ke Mekkah, sedang Musa dan Yesus tidak. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

13. Menurut Muslim, Muhammad hanyalah seorang pemberi peringatan, sedangkan Musa dan Yesus adalah orang-orang yang terkemuka di dunia dan akhirat. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

14. Menurut Muslim, Muhammad secara khusus mengutuk orang Yahudi menjadi kera yang hina dan memerintahkan murid-murinya mengangkat pedang untuk membunuh orang Yahudi, sedangkan Musa dan Yesus adalah orang yang berusaha membela dan mempertobatkan (membebaskan) bangsa Yahudi. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

15. Menurut Muslim, Muhammad diperintahkan oleh Allah untuk percaya kepada Taurat (Musa) dan Injil (Isa Almasih), sedangkan Musa dan Yesus tidak diperintahkan oleh Allah untuk percaya kepada Al Quran (Muhammad).Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

Dengan berat hati, Penulis berkata: Musa sama dengan Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad


Delapan hal lain lagi yang membedakan Muhammad dan Musa


1. Menurut Muslim, Muhammad kawin dengan janda berumur 45 tahun dan anak di bawah umur (9 tahun), sedangkah Musa tidak melakukan hal itu. Kedua-duanya kawin, tetapi bedanya yang seorang bermoral yang lainnya tidak.

2. Menurut Muslim, gigi depan Muhammad rontok karena berperang, sedangkan gigi Musa baik-baik saja. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

3. Menurut Muslim, Muhammad mati karena diracun, sedangkan Musa mati secara wajar.

4. Muhammad disuruh oleh Allah untuk menceriterakan kisah Musa kepada orang Arab, sedangkan Musa tidak pernah disuruh oleh Allah untuk menceriterakan kisahnya sendiri kepada orang Arab.

5. Menurut Muslim, Kuburan Muhammad dan bangkainya masih dipelihara hingga sekarang, sedangkan kuburan Musa tidak diketahui dan Isa tidak diketahui. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad..

6. Menurut Muslim, Muhammad pernah naik ke langit ke tujuh (Isra’ dan Mir’aj), sedangkan Musa tidak pernah naik ke salah satu pun dari ke tujuh langit itu.

7. Menurut Muslim, Muhammad mengajarkan perkawinan Mu’ttah (perkawinan berdasarkan nafsu seks), sedangkan Musa dan Isa mengajarkan manusia mu'ttah. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

8. Menurut Muslim, Muhammad minta didoakan (shalawat nabi), sedang Musa dan Isa diminta mendoakan para pengikutnya.Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

Dengan berat hati, Anda lebih baik mengabaikan argument Mr Deedat daripada menerimanya.

“Saya (Penulis) berkata, “Karena itu Muhammad tidak seperti Musa tetapi Yesus seperti Musa”. Alquran tidak datang dari Pencipta langit dan bumi

Masih adakah sisa dalam pemikiran anda bahwa nubuat Ulangan dialamatkan kepada Muhammad??

"Muhammad dinubuatkan dlam Alkitab" kata tuan Deedat, "Baru sadar" dia adalah pendusta!!??

ABI dengan senang hati melayani Anda!!


Slimer.....pada salat semua............!!!!!!!!!!!!

pendapatnya kok bodoh semua yah.....

duh maaf yah...bukan msud ane kayak gitu....

cuma tuh orang asbun aja.....moso' samapi gigi rontok,poligami yg dibahas....

skarang coba deh jelaskan ama ane...sama yg dimaksud dari segi opo to...????

Ternyata Muhammad dinubuatkan dalam Alkitab. Baru sadar!! 581260 Ternyata Muhammad dinubuatkan dalam Alkitab. Baru sadar!! 581260 Ternyata Muhammad dinubuatkan dalam Alkitab. Baru sadar!! 581260 Ternyata Muhammad dinubuatkan dalam Alkitab. Baru sadar!! 581260 Ternyata Muhammad dinubuatkan dalam Alkitab. Baru sadar!! 581260

raymondantes
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 723
Reputation : 3
Points : 3734
Registration date : 2011-10-06

View user profile

Back to top Go down

Ternyata Muhammad dinubuatkan dalam Alkitab. Baru sadar!! Empty Re: Ternyata Muhammad dinubuatkan dalam Alkitab. Baru sadar!!

Post by say no to jewish on Thu 09 Feb 2012, 10:26 pm

@Akal Budi Islam wrote:
Dalam bab pertama bukunya (DIALOG ISLAM KRISTEN), yang diberi topik “Pertemuan Besar Pertamaku” Mr Deedat memulai tulisannya dengan mengutip Al-Qurannya.

“…bagaimana pendapatmu jika Al-Quran itu datang dari sisi Allah…”(QS Al-Ahqaaf: 10).

Jawabannya amat sederhana. Jika Allah itu adalah Tuhan yang Mahakuasa, Yahwe, maka pantas diamini dan diimani. Namun bagaimana orang mengamini dan mengimaninya tentu perlu diselidiki kebenarannya. Benarkah klaim Alquran ini!

Untuk membuktikan bahwa Al-Quran dan nabinya datang dari Allah, Mr Deedat mengangkat tema “Nabi” dalam Kitab Ulangan 18:18. Tentu amat lucu. Anda dapat membayangkan bahwa untuk membuktikan kehadiran Nabi Suci harus dicari dalam kitab orang Yahudi dan Kristen. Ini tentu berbeda dgn Kristen yg mencari dukungan nabi pada Kitab Yahudi karena Kristen menerima kitab mereka sebagai asli, bukan palsu, diakui sebagai kitab yang diwahyukan. Anda tentu tahu bahwa orang Muslim dengan amat getol mengklaim bahwa Alkitab orang Yahudi maupun Kristen adalah palsu, tidak asli, sudah dikorup. (Mereka (bani Israel) suka merobah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya.(Surah 5:13.)


"Dan di antara orang¬orang yang mengatakan: "Sesungguhnya kami ini orang-orang Nasrani", .. tetapi mereka (sengaja) melupakan sebahagian dari apa yang
mereka telah diberi peringatan dengannya…"(Sura 5:14-15)


Aneh juga mengapa tidak dicari dalam Al-Qurannya sendiri?

Anda tidak mungkin bersandar pada Alkitab Yahudi dan Kristen tanpa terlebih dahulu mengakui kebenaran yang diwahyukan di dalamnya.. Tetapi kalau Anda ngotot berkeyakinan bahwa Alkitab orang Yahudi dan Kristen adalah palsu, maka apa yang Anda kemukakan adalah palsu. Betapa rumitnya untuk mengerti kebenaran dalam Islam karena mereka tidak begitu percaya diri akan kebenaran yang diwahyukan dalam Al-Qurannya .Itulah sebabnya mereka harus bersandar pada Alkitab. Dari segi ini Alkitab jauh lebih unggul dari Al-Quran, bukan? Tentu lebih unggul apa yang menopang daripada apa yang ditopang.

Muslim mencari dan berlindung dibalik otoritas Alkitab untuk membuktikan kehadiran Al-Quran dan Nabinya, tetapi orang Kristen dan Alkitabnya tidak membutuhkan pengakuan dari Al-Quran atau apa dan siapa pun bahwa Yesus adalah Nabi, bahwa Yesus adalah sungguh-sungguh manusia dan sungguh-sungguh Allah. Kebenaran selalu bersandar pada dirinya sendiri, bukan pada sesuatu yang lain. Dia tidak mengemis pada pengakuan tetangga.

Orang Kristen menolak Al-Quran, maka mereka menolak juga segala implikasi yang ditimbulkannya. Mereka menolak pengakuannya yang setengah-setengah kepada Yesus Kristus. Alkitab kami menegaskan dan membela kebenaran itu. Tidak ada nabi setelah Yesus, kecuali NAB PALSU. (Bdk Mat 7:15//24:24). Bagi orang Kristen, siapa pun yang menyangkal Penguasa yaitu Yesus Kristus, dia adalah nabi palsu.

“Mereka akan memasukan pengajaran-pengarajaran sesat, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka” (2 Ptr 2:1).

Tunjukkan kepada kami dari Al-Quranmu bahwa Yesus adalah nabi palsu. Sebaliknya, Alkitab tidak akan dapat menunjukkan kepadamu bahwa Muhammad adalah nabi sejati, kecuali nabi palsu. Mr Deedat mengabaikan cara berpikir seperti itu. Menurut Mr Deedat, Nabi yang dimaksud oleh Musa dalam kitab Ulangan itu ialah Muhammad dan bukan Yesus.

Mengapa bukan Yesus?

Menurut Mr Deedat,

pertama, Yesus Kristus tidak seperti Musa karena Yesus adalah Tuhan, tetapi Musa bukan Tuhan.

kedua, Yesus mati untuk dosa-dosa dunia, tetapi Musa tidak mati untuk hal tersebut.

ketiga, Yesus pergi ke neraka selama tiga hari, tetapi Musa tidak masuk ke sana.

Jadi, Ulangan 18:18 tidak menubuatkan tentang kehadiran Yesus, tetapi Muhammad. Selain ketidaksamaan itu, Mr Deedat masih mengemukakan delapan argumen ketidaksamaan lainnya dengan Yesus, tetapi sebaliknya kedelapan argumen itu sama dengan Muhamad:

1. Pertama, soal ayah dan ibunya, Musa dan Muhammad sama-sama mempunyai seorang ayah dan ibu, sedangkan Yesus mempunyai ibu tapi ayahnya bukan seorang manusia.

2. Kedua, Musa dan Muhammad lahir secara normal, sedangkan Yesus lahir secara ajaib.
3. Ketiga, Musa dan Muhammad menikah, sedangkan Yesus tidak.

4. Keempat, Musa dan Muhammad diterima sebagai nabi oleh kaumnya dalam kehidupan mereka, sedangkan Yesus ditolak sebagai nabi oleh kaumnya.

5. Kelima, Musa dan Muhammad adalah nabi dan raja, sedangkan kerajaan Yesus adalah Kerajaan “Dunia Lain”.

6. Keenam, Musa dan Muhammad membawa hukum dan aturan baru untuk kaumnya , sedangkan Yesus tidak datang dengan hukum atau aturan baru. Dia hanya datang untuk menggenapi hukum yang lama.

7. Ketujuh, Musa dan Muhammad meninggal dalam kemataian yang wajar, sedangkan Yesus dengan kejam dibunuh di tiang salib.

8. Kedelapan, Musa dan Muhammad terbaring di kubur dalam bumi, sedangkan Yesus beristirahat di Sorga. “Saya (Mr Deedat) berkata, “Karena itu Yesus tidak seperti Musa tetapi Muhammad seperti Musa”

Baik kita tambahkan ke delapan argumen Deedat di atas dengan delapan keunggulan Yesus dibandingkan dengan Musa dan Muhammad menurut Al Quran.

1. Menurut Muslim, Yesus adalah seorang yang suci dan saleh, sedangkan Musa dan Muhammad adalah orang berdosa

2. Menurut Muslim, Yesus dicipta dari Kalimat Allah, sedangkan Musa dan Muhammad dari air (mani) hina.

3. Menurut Muslim, Yesus diperkuat dengan Rohul Kudus, sedangkan Musa dan Muhammad tidak mengenal Rohul Kudus

4. Menurut Muslim Yesus sudah dapat berbicara walaupun masih dalam buaian (bayi), sedangkan Musa dan Muhammad pada usia yang biasa

5. Menurut Muslim, Yesus diangkat langsung oleh Allah ke sorga, sedangkan Musa dan Muhammad mati dan dikuburkan

6. Menurut Muslim, Yesus akan mengadili semua orang pada akhir zaman, sedangkan Musa dan Muhammad tidak.

7. Menurut Muslim, Yesus berbicara secara langsung kepada Allah, sedangkan Musa dan Muhammad berbicara dengan perantaraan Malaikat

8. Menurut Muslim, Yesus tidak pernah membunuh seorang pun manusia, sedangkan Musa dan Muhammad adalah nabi yang pernah membunuh

Kedelapan argumentasi yang dikemukakan oleh Mr Deedat tidak serta-merta mendukung klaimnnya bahwa Ulangan 18:18 diarahkan kepada Muhammad. Alasan-alasan itu justru GAMPANG DIREMUKKAN DAN memudahkan kita untuk beralih ke orang lain berdasarkan pertanyaan-pertanyaan berikut:

1. Pertama, soal ayah dan ibunya, Musa dan Muhammad sama-sama mempunyai seorang ayah dan ibu, TETAPI TIDAK HANYA Musa dan Muhammad yang memiliki ayah dan ibu. Anda pembaca, juga mempunyai ayah dan ibu. Anda pun bisa dijagokan sebagai nabi yang diramalkan dalam Ulangan 18:18. Kalau Anda tak mau, Anda dapat menjagokan Saul, Daud, Salomo, Yeremia, Yesaya dll.

2. Kedua, Musa dan Muhammad lahir secara normal, TETAPI begitu banyak orang di dunia ini lahir secara normal. Anda pun bisa dijagokan sebagai nabi yang diramalkan dalam Ulangan 18:18. Kalau Anda tak mau, Anda dapat menjagokan Saul, Daud, Salomo, Yeremia, Yesaya dll. Lalu mengapa Muhammad dijagokan?

3. Ketiga, Musa dan Muhammad menikah, sedangkan Yesus tidak, TETAPI TIDAK HANYA Musa yang kawin, lalu cocok dengan Muhammad yang kawin, tetapi umat manusia di dunia ini berkembang sejak dahulu karena perkawinan. Anda yang menikahpun bisa dijagokan sebagai nabi yang diramalkan dalam Ulangan 18:18. Kalau Anda tak mau, Anda dapat menjagokan Saul, Daud, Salomo, Yeremia, Yesaya dll. Lalu mengapa Muhammad dijagokan?

4. Keempat, Musa dan Muhammad diterima sebagai nabi oleh kaumnya dalam kehidupan mereka, sedangkan Yesus ditolak sebagai nabi oleh kaumnya, TETAPI Daniel, Yesaya, Yeremia, Amos, Zakharia, dan lain-lain pun diterima oleh orang Yahudi sebagai nabi mereka. Lalau mengapa harus Muhammad, orang Arab itu?

5. Kelima, Musa dan Muhammad adalah nabi dan raja, sedangkan kerajaan Yesus adalah Kerajaan “Dunia Lain”. TETAPI BERTANYALAH kepada orang Yahudi, yang empunya nabi Musa. Apakah mereka beranggapan bahwa Musa adalah seorang raja? Bagaimanakah Musa dikatakan raja, padahal kerajaan Israel baru dibentuk belakangan pada zaman Saul? Ingat, Musa adalah orang Ibrani asli. Apakah Musa menjadi nabi dan raja bagi orang Arab, sebagaimana Muslim mengakui Muhammad adalah nabi dan raja Arab? Jadi, nabi yang akan datang itu haruslah seperti Musa, bahwa nabi itu haruslah nabi dan raja bagi orang Ibrani.

6. Keenam, Musa dan Muhammad membawa hukum dan aturan baru untuk kaumnya , sedangkan Yesus tidak datang dengan hukum atau aturan baru. Dia hanya datang untuk menggenapi hukum yang lama. TETAPI JIKA BENAR bahwa Muhammad membawa hukum baru yang berbeda dengan Musa, itu berarti Muhammad TIDAK SEPERTI MUSA, ternyata Muhammad berbeda dengan Musa. Seorang baru dikatakan seperti Musa kalau orang itu membawa hukum seperti hukum yang di bawa oleh Musa. Begitu banyak nabi dan raja yang membawa hukum seperti yang di bawa oleh Musa; di antaranya Daud dan Isa Almasih. Anda harus tahu bahwa bukan hanya Muhammad yang membawa hukum baru di bumi ini, Daud juga membawa hukum baru, yang tertuang lengkap dalam kitab Zabur, bahkan Anda dapat menjagokan Ir Soekarno, yang membawa hukum baru di Indonesia berupa UUD 1945, yang jauh lebih toleran dan manusiawi daripada hukum yang dilansir oleh Muhammad.

7. Ketujuh, Musa dan Muhammad meninggal dalam kemataian yang wajar, sedangkan Yesus dengan kejam dibunuh di tiang salib, TETAPI SEMUA MUSLIM TAHU bahwa Muhammad mati karena diracun oleh istrinya. Lagi pula Alquran yang konon katanya TERPERINCI tidak menceriterakan akhir kehidupan Musa. Kalau anda sedikit berpaling kepada Alkitab, anda akan mendapati informasi yang kaya tentang kematian Musa. Musa meninggal sesaat setelah ia menerima firman Tuhan dalam usia 120 tahun dan kuburnya tidak diketahui orang hingga hari ini (Ul 43:4-7). Kalau benar Musa meninggal secara wajar, maka tidak hanya Muhammad yang meninggal secara wajar seperti Musa. Saat-saat kematiannya, Muhammad tidak mendapat wahyu Tuhan, ia malah mengeluh dan berdoa mohon di dekatkan kepada TEMAN YANG MAHATINGGI. Anda dapat menjagokan tokoh-tokoh lainnya, yang juga meninggal secara wajar.

8. Kedelapan, Musa dan Muhammad terbaring di kubur dalam bumi, sedangkan Yesus beristirahat di Sorga.. Apakah hanya Muhammad yang seperti Musa terbaring di kubur dalam bumi? Mengapa harus Muhammad? Apakah nenek moyang Anda tidak terbaring di kubur dalam bumi?

“Saya (Penulis) berkata, “Karena itu Muhammad tidak seperti Musa tetapi ORANG LAIN seperti Musa”



Dedelapan argumen Mr Deedat itu dengan mudah pula dapat dipatahkan dengan delapan dan bahkan lebih oleh keyakinan Muslim sendiri berikut ini:

1. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama dapat membuat mukjizat,( (Al Baqarah 2:60, (Al-Imran 3:49) sedangkan Muhammad hanya seorang pemberi peringatan tidak dapat membuat satu pun mukjizat (Qs 13:7). Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

2. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama dapat membaca dan menulis (keduanya melek huruf), sedangkan Muhammad adalah seorang yang bodoh dan buta huruf. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

3. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama bukan nabi terakhir, sedangkan Muhammad adalah nabi penutup. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

4. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama meramalkan datangnya seorang nabi penutup rantai para nabi, sedangkan Muhammad tidak meramalkan seorang pun nabi, bahkan Muhammad tidak dapat meramalkan kematiannya sendiri. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

5. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama nabi untuk bangsa Yahudi saja, sedangkan Muhammad adalah nabi untuk segala bangsa

6. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama nabi yang biasa saja, sedangkan Muhammad adalah nabi dan Lelaki yang paling agung. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

7. Menurut Muslim, Musa dan Yesus adalah orang Yahudi, sedangkan Muhammad adalah orang Arab. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

8. Menurut Muslim, Musa dan Yesus lahir dari orang tua yang beragama, sedangkan Muhammad lahir dan dididik oleh orang tua, kakek nenek penyembah berhala. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

9. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama berbicara dalam bahasa Ibrani (Aram) dan menyampaikan pesan Allah kepada Israel dalam bahasa Ibrani, sedangkan Muhammad menyampaikan pesan Allah dalam bahasa Arab yang gampang. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

10. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama berasal dari keturunan Ishak, sedangkan Muhammad berasal dari keturunan Ismail. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

11. Menurut Muslim, semasa bayi, Muhammad disusui dan dipelihara bukan oleh ibu kandungnya (Aminah), tetapi oleh ibu angkat (Halima Sa’diyah), sedangkan Musa dan Yesus disusui dan dipeliharan oleh ibu kandung mereka sendiri (Qs 28:7-14, Qs 19:27-34). Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

12. Menurut Muslim, Muhammad mengarahkan pengikutnya untuk berkblat ke Mekkah, sedang Musa dan Yesus tidak. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

13. Menurut Muslim, Muhammad hanyalah seorang pemberi peringatan, sedangkan Musa dan Yesus adalah orang-orang yang terkemuka di dunia dan akhirat. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

14. Menurut Muslim, Muhammad secara khusus mengutuk orang Yahudi menjadi kera yang hina dan memerintahkan murid-murinya mengangkat pedang untuk membunuh orang Yahudi, sedangkan Musa dan Yesus adalah orang yang berusaha membela dan mempertobatkan (membebaskan) bangsa Yahudi. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

15. Menurut Muslim, Muhammad diperintahkan oleh Allah untuk percaya kepada Taurat (Musa) dan Injil (Isa Almasih), sedangkan Musa dan Yesus tidak diperintahkan oleh Allah untuk percaya kepada Al Quran (Muhammad).Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

Dengan berat hati, Penulis berkata: Musa sama dengan Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad


Delapan hal lain lagi yang membedakan Muhammad dan Musa


1. Menurut Muslim, Muhammad kawin dengan janda berumur 45 tahun dan anak di bawah umur (9 tahun), sedangkah Musa tidak melakukan hal itu. Kedua-duanya kawin, tetapi bedanya yang seorang bermoral yang lainnya tidak.

2. Menurut Muslim, gigi depan Muhammad rontok karena berperang, sedangkan gigi Musa baik-baik saja. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

3. Menurut Muslim, Muhammad mati karena diracun, sedangkan Musa mati secara wajar.

4. Muhammad disuruh oleh Allah untuk menceriterakan kisah Musa kepada orang Arab, sedangkan Musa tidak pernah disuruh oleh Allah untuk menceriterakan kisahnya sendiri kepada orang Arab.

5. Menurut Muslim, Kuburan Muhammad dan bangkainya masih dipelihara hingga sekarang, sedangkan kuburan Musa tidak diketahui dan Isa tidak diketahui. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad..

6. Menurut Muslim, Muhammad pernah naik ke langit ke tujuh (Isra’ dan Mir’aj), sedangkan Musa tidak pernah naik ke salah satu pun dari ke tujuh langit itu.

7. Menurut Muslim, Muhammad mengajarkan perkawinan Mu’ttah (perkawinan berdasarkan nafsu seks), sedangkan Musa dan Isa mengajarkan manusia mu'ttah. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

8. Menurut Muslim, Muhammad minta didoakan (shalawat nabi), sedang Musa dan Isa diminta mendoakan para pengikutnya.Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

Dengan berat hati, Anda lebih baik mengabaikan argument Mr Deedat daripada menerimanya.

“Saya (Penulis) berkata, “Karena itu Muhammad tidak seperti Musa tetapi Yesus seperti Musa”. Alquran tidak datang dari Pencipta langit dan bumi

Masih adakah sisa dalam pemikiran anda bahwa nubuat Ulangan dialamatkan kepada Muhammad??

"Muhammad dinubuatkan dlam Alkitab" kata tuan Deedat, "Baru sadar" dia adalah pendusta!!??

ABI dengan senang hati melayani Anda!!


hahahaha

buat apa nulis panjang gini
intinya apa ???
males saya baca yang isinya ga berbobot


gini yaa
saya bahas poin yang paling saya sukai
yaitu poin yesus beristirahat disurga

apa iya yesus beristirahat di surga???
surga saja baru akan ditempati manusia setelah kiamat

yesus itu adalah manusia dan juga Allah???

huuuuh
ngaco bener

berari kalian menganggap bahwa Allah itu merendahkan diriNya sendiri dengan menyamakan bentukNya dengan makhluk ciptanNya

padahal salah satu sifat yang terpenting bagi Allah adalah berbeda dengan makhluknya

jika yesus adalah 100% manusia dan 100% Allah
berarti Allah 100% manusia???
kan ga bener banget pemikiran kalian ini
100% manusia berari juga makan,minum,bernafsu,mamiliki sifat bosan dan juga membuang kotoran
tapi
Allah itu kan Maha Suci
jadi Allah ga mungkin yesus


hanya orang yang ingin instan melihat Allah yang menganggap Allah adalah yesus


_________________


Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman. QS. al-Baqarah (2) : 6


Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan Rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mukjizat) kepada Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul-Qudus. Apakah setiap datang kepadamu seorang Rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu menyombong; maka beberapa orang (di antara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh?
QS. al-Baqarah (2) : 87

say no to jewish
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Female
Number of posts : 527
Age : 2017
Reputation : 1
Points : 3533
Registration date : 2011-11-28

View user profile

Back to top Go down

Ternyata Muhammad dinubuatkan dalam Alkitab. Baru sadar!! Empty Re: Ternyata Muhammad dinubuatkan dalam Alkitab. Baru sadar!!

Post by Akal Budi Islam on Fri 10 Feb 2012, 8:45 pm

@say no to jewish wrote:
@Akal Budi Islam wrote:
Dalam bab pertama bukunya (DIALOG ISLAM KRISTEN), yang diberi topik “Pertemuan Besar Pertamaku” Mr Deedat memulai tulisannya dengan mengutip Al-Qurannya.

“…bagaimana pendapatmu jika Al-Quran itu datang dari sisi Allah…”(QS Al-Ahqaaf: 10).

Jawabannya amat sederhana. Jika Allah itu adalah Tuhan yang Mahakuasa, Yahwe, maka pantas diamini dan diimani. Namun bagaimana orang mengamini dan mengimaninya tentu perlu diselidiki kebenarannya. Benarkah klaim Alquran ini!

Untuk membuktikan bahwa Al-Quran dan nabinya datang dari Allah, Mr Deedat mengangkat tema “Nabi” dalam Kitab Ulangan 18:18. Tentu amat lucu. Anda dapat membayangkan bahwa untuk membuktikan kehadiran Nabi Suci harus dicari dalam kitab orang Yahudi dan Kristen. Ini tentu berbeda dgn Kristen yg mencari dukungan nabi pada Kitab Yahudi karena Kristen menerima kitab mereka sebagai asli, bukan palsu, diakui sebagai kitab yang diwahyukan. Anda tentu tahu bahwa orang Muslim dengan amat getol mengklaim bahwa Alkitab orang Yahudi maupun Kristen adalah palsu, tidak asli, sudah dikorup. (Mereka (bani Israel) suka merobah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya.(Surah 5:13.)


"Dan di antara orang¬orang yang mengatakan: "Sesungguhnya kami ini orang-orang Nasrani", .. tetapi mereka (sengaja) melupakan sebahagian dari apa yang
mereka telah diberi peringatan dengannya…"(Sura 5:14-15)


Aneh juga mengapa tidak dicari dalam Al-Qurannya sendiri?

Anda tidak mungkin bersandar pada Alkitab Yahudi dan Kristen tanpa terlebih dahulu mengakui kebenaran yang diwahyukan di dalamnya.. Tetapi kalau Anda ngotot berkeyakinan bahwa Alkitab orang Yahudi dan Kristen adalah palsu, maka apa yang Anda kemukakan adalah palsu. Betapa rumitnya untuk mengerti kebenaran dalam Islam karena mereka tidak begitu percaya diri akan kebenaran yang diwahyukan dalam Al-Qurannya .Itulah sebabnya mereka harus bersandar pada Alkitab. Dari segi ini Alkitab jauh lebih unggul dari Al-Quran, bukan? Tentu lebih unggul apa yang menopang daripada apa yang ditopang.

Muslim mencari dan berlindung dibalik otoritas Alkitab untuk membuktikan kehadiran Al-Quran dan Nabinya, tetapi orang Kristen dan Alkitabnya tidak membutuhkan pengakuan dari Al-Quran atau apa dan siapa pun bahwa Yesus adalah Nabi, bahwa Yesus adalah sungguh-sungguh manusia dan sungguh-sungguh Allah. Kebenaran selalu bersandar pada dirinya sendiri, bukan pada sesuatu yang lain. Dia tidak mengemis pada pengakuan tetangga.

Orang Kristen menolak Al-Quran, maka mereka menolak juga segala implikasi yang ditimbulkannya. Mereka menolak pengakuannya yang setengah-setengah kepada Yesus Kristus. Alkitab kami menegaskan dan membela kebenaran itu. Tidak ada nabi setelah Yesus, kecuali NAB PALSU. (Bdk Mat 7:15//24:24). Bagi orang Kristen, siapa pun yang menyangkal Penguasa yaitu Yesus Kristus, dia adalah nabi palsu.

“Mereka akan memasukan pengajaran-pengarajaran sesat, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka” (2 Ptr 2:1).

Tunjukkan kepada kami dari Al-Quranmu bahwa Yesus adalah nabi palsu. Sebaliknya, Alkitab tidak akan dapat menunjukkan kepadamu bahwa Muhammad adalah nabi sejati, kecuali nabi palsu. Mr Deedat mengabaikan cara berpikir seperti itu. Menurut Mr Deedat, Nabi yang dimaksud oleh Musa dalam kitab Ulangan itu ialah Muhammad dan bukan Yesus.

Mengapa bukan Yesus?

Menurut Mr Deedat,

pertama, Yesus Kristus tidak seperti Musa karena Yesus adalah Tuhan, tetapi Musa bukan Tuhan.

kedua, Yesus mati untuk dosa-dosa dunia, tetapi Musa tidak mati untuk hal tersebut.

ketiga, Yesus pergi ke neraka selama tiga hari, tetapi Musa tidak masuk ke sana.

Jadi, Ulangan 18:18 tidak menubuatkan tentang kehadiran Yesus, tetapi Muhammad. Selain ketidaksamaan itu, Mr Deedat masih mengemukakan delapan argumen ketidaksamaan lainnya dengan Yesus, tetapi sebaliknya kedelapan argumen itu sama dengan Muhamad:

1. Pertama, soal ayah dan ibunya, Musa dan Muhammad sama-sama mempunyai seorang ayah dan ibu, sedangkan Yesus mempunyai ibu tapi ayahnya bukan seorang manusia.

2. Kedua, Musa dan Muhammad lahir secara normal, sedangkan Yesus lahir secara ajaib.
3. Ketiga, Musa dan Muhammad menikah, sedangkan Yesus tidak.

4. Keempat, Musa dan Muhammad diterima sebagai nabi oleh kaumnya dalam kehidupan mereka, sedangkan Yesus ditolak sebagai nabi oleh kaumnya.

5. Kelima, Musa dan Muhammad adalah nabi dan raja, sedangkan kerajaan Yesus adalah Kerajaan “Dunia Lain”.

6. Keenam, Musa dan Muhammad membawa hukum dan aturan baru untuk kaumnya , sedangkan Yesus tidak datang dengan hukum atau aturan baru. Dia hanya datang untuk menggenapi hukum yang lama.

7. Ketujuh, Musa dan Muhammad meninggal dalam kemataian yang wajar, sedangkan Yesus dengan kejam dibunuh di tiang salib.

8. Kedelapan, Musa dan Muhammad terbaring di kubur dalam bumi, sedangkan Yesus beristirahat di Sorga. “Saya (Mr Deedat) berkata, “Karena itu Yesus tidak seperti Musa tetapi Muhammad seperti Musa”

Baik kita tambahkan ke delapan argumen Deedat di atas dengan delapan keunggulan Yesus dibandingkan dengan Musa dan Muhammad menurut Al Quran.

1. Menurut Muslim, Yesus adalah seorang yang suci dan saleh, sedangkan Musa dan Muhammad adalah orang berdosa

2. Menurut Muslim, Yesus dicipta dari Kalimat Allah, sedangkan Musa dan Muhammad dari air (mani) hina.

3. Menurut Muslim, Yesus diperkuat dengan Rohul Kudus, sedangkan Musa dan Muhammad tidak mengenal Rohul Kudus

4. Menurut Muslim Yesus sudah dapat berbicara walaupun masih dalam buaian (bayi), sedangkan Musa dan Muhammad pada usia yang biasa

5. Menurut Muslim, Yesus diangkat langsung oleh Allah ke sorga, sedangkan Musa dan Muhammad mati dan dikuburkan

6. Menurut Muslim, Yesus akan mengadili semua orang pada akhir zaman, sedangkan Musa dan Muhammad tidak.

7. Menurut Muslim, Yesus berbicara secara langsung kepada Allah, sedangkan Musa dan Muhammad berbicara dengan perantaraan Malaikat

8. Menurut Muslim, Yesus tidak pernah membunuh seorang pun manusia, sedangkan Musa dan Muhammad adalah nabi yang pernah membunuh

Kedelapan argumentasi yang dikemukakan oleh Mr Deedat tidak serta-merta mendukung klaimnnya bahwa Ulangan 18:18 diarahkan kepada Muhammad. Alasan-alasan itu justru GAMPANG DIREMUKKAN DAN memudahkan kita untuk beralih ke orang lain berdasarkan pertanyaan-pertanyaan berikut:

1. Pertama, soal ayah dan ibunya, Musa dan Muhammad sama-sama mempunyai seorang ayah dan ibu, TETAPI TIDAK HANYA Musa dan Muhammad yang memiliki ayah dan ibu. Anda pembaca, juga mempunyai ayah dan ibu. Anda pun bisa dijagokan sebagai nabi yang diramalkan dalam Ulangan 18:18. Kalau Anda tak mau, Anda dapat menjagokan Saul, Daud, Salomo, Yeremia, Yesaya dll.

2. Kedua, Musa dan Muhammad lahir secara normal, TETAPI begitu banyak orang di dunia ini lahir secara normal. Anda pun bisa dijagokan sebagai nabi yang diramalkan dalam Ulangan 18:18. Kalau Anda tak mau, Anda dapat menjagokan Saul, Daud, Salomo, Yeremia, Yesaya dll. Lalu mengapa Muhammad dijagokan?

3. Ketiga, Musa dan Muhammad menikah, sedangkan Yesus tidak, TETAPI TIDAK HANYA Musa yang kawin, lalu cocok dengan Muhammad yang kawin, tetapi umat manusia di dunia ini berkembang sejak dahulu karena perkawinan. Anda yang menikahpun bisa dijagokan sebagai nabi yang diramalkan dalam Ulangan 18:18. Kalau Anda tak mau, Anda dapat menjagokan Saul, Daud, Salomo, Yeremia, Yesaya dll. Lalu mengapa Muhammad dijagokan?

4. Keempat, Musa dan Muhammad diterima sebagai nabi oleh kaumnya dalam kehidupan mereka, sedangkan Yesus ditolak sebagai nabi oleh kaumnya, TETAPI Daniel, Yesaya, Yeremia, Amos, Zakharia, dan lain-lain pun diterima oleh orang Yahudi sebagai nabi mereka. Lalau mengapa harus Muhammad, orang Arab itu?

5. Kelima, Musa dan Muhammad adalah nabi dan raja, sedangkan kerajaan Yesus adalah Kerajaan “Dunia Lain”. TETAPI BERTANYALAH kepada orang Yahudi, yang empunya nabi Musa. Apakah mereka beranggapan bahwa Musa adalah seorang raja? Bagaimanakah Musa dikatakan raja, padahal kerajaan Israel baru dibentuk belakangan pada zaman Saul? Ingat, Musa adalah orang Ibrani asli. Apakah Musa menjadi nabi dan raja bagi orang Arab, sebagaimana Muslim mengakui Muhammad adalah nabi dan raja Arab? Jadi, nabi yang akan datang itu haruslah seperti Musa, bahwa nabi itu haruslah nabi dan raja bagi orang Ibrani.

6. Keenam, Musa dan Muhammad membawa hukum dan aturan baru untuk kaumnya , sedangkan Yesus tidak datang dengan hukum atau aturan baru. Dia hanya datang untuk menggenapi hukum yang lama. TETAPI JIKA BENAR bahwa Muhammad membawa hukum baru yang berbeda dengan Musa, itu berarti Muhammad TIDAK SEPERTI MUSA, ternyata Muhammad berbeda dengan Musa. Seorang baru dikatakan seperti Musa kalau orang itu membawa hukum seperti hukum yang di bawa oleh Musa. Begitu banyak nabi dan raja yang membawa hukum seperti yang di bawa oleh Musa; di antaranya Daud dan Isa Almasih. Anda harus tahu bahwa bukan hanya Muhammad yang membawa hukum baru di bumi ini, Daud juga membawa hukum baru, yang tertuang lengkap dalam kitab Zabur, bahkan Anda dapat menjagokan Ir Soekarno, yang membawa hukum baru di Indonesia berupa UUD 1945, yang jauh lebih toleran dan manusiawi daripada hukum yang dilansir oleh Muhammad.

7. Ketujuh, Musa dan Muhammad meninggal dalam kemataian yang wajar, sedangkan Yesus dengan kejam dibunuh di tiang salib, TETAPI SEMUA MUSLIM TAHU bahwa Muhammad mati karena diracun oleh istrinya. Lagi pula Alquran yang konon katanya TERPERINCI tidak menceriterakan akhir kehidupan Musa. Kalau anda sedikit berpaling kepada Alkitab, anda akan mendapati informasi yang kaya tentang kematian Musa. Musa meninggal sesaat setelah ia menerima firman Tuhan dalam usia 120 tahun dan kuburnya tidak diketahui orang hingga hari ini (Ul 43:4-7). Kalau benar Musa meninggal secara wajar, maka tidak hanya Muhammad yang meninggal secara wajar seperti Musa. Saat-saat kematiannya, Muhammad tidak mendapat wahyu Tuhan, ia malah mengeluh dan berdoa mohon di dekatkan kepada TEMAN YANG MAHATINGGI. Anda dapat menjagokan tokoh-tokoh lainnya, yang juga meninggal secara wajar.

8. Kedelapan, Musa dan Muhammad terbaring di kubur dalam bumi, sedangkan Yesus beristirahat di Sorga.. Apakah hanya Muhammad yang seperti Musa terbaring di kubur dalam bumi? Mengapa harus Muhammad? Apakah nenek moyang Anda tidak terbaring di kubur dalam bumi?

“Saya (Penulis) berkata, “Karena itu Muhammad tidak seperti Musa tetapi ORANG LAIN seperti Musa”



Dedelapan argumen Mr Deedat itu dengan mudah pula dapat dipatahkan dengan delapan dan bahkan lebih oleh keyakinan Muslim sendiri berikut ini:

1. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama dapat membuat mukjizat,( (Al Baqarah 2:60, (Al-Imran 3:49) sedangkan Muhammad hanya seorang pemberi peringatan tidak dapat membuat satu pun mukjizat (Qs 13:7). Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

2. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama dapat membaca dan menulis (keduanya melek huruf), sedangkan Muhammad adalah seorang yang bodoh dan buta huruf. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

3. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama bukan nabi terakhir, sedangkan Muhammad adalah nabi penutup. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

4. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama meramalkan datangnya seorang nabi penutup rantai para nabi, sedangkan Muhammad tidak meramalkan seorang pun nabi, bahkan Muhammad tidak dapat meramalkan kematiannya sendiri. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

5. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama nabi untuk bangsa Yahudi saja, sedangkan Muhammad adalah nabi untuk segala bangsa

6. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama nabi yang biasa saja, sedangkan Muhammad adalah nabi dan Lelaki yang paling agung. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

7. Menurut Muslim, Musa dan Yesus adalah orang Yahudi, sedangkan Muhammad adalah orang Arab. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

8. Menurut Muslim, Musa dan Yesus lahir dari orang tua yang beragama, sedangkan Muhammad lahir dan dididik oleh orang tua, kakek nenek penyembah berhala. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

9. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama berbicara dalam bahasa Ibrani (Aram) dan menyampaikan pesan Allah kepada Israel dalam bahasa Ibrani, sedangkan Muhammad menyampaikan pesan Allah dalam bahasa Arab yang gampang. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

10. Menurut Muslim, Musa dan Yesus sama-sama berasal dari keturunan Ishak, sedangkan Muhammad berasal dari keturunan Ismail. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

11. Menurut Muslim, semasa bayi, Muhammad disusui dan dipelihara bukan oleh ibu kandungnya (Aminah), tetapi oleh ibu angkat (Halima Sa’diyah), sedangkan Musa dan Yesus disusui dan dipeliharan oleh ibu kandung mereka sendiri (Qs 28:7-14, Qs 19:27-34). Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

12. Menurut Muslim, Muhammad mengarahkan pengikutnya untuk berkblat ke Mekkah, sedang Musa dan Yesus tidak. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

13. Menurut Muslim, Muhammad hanyalah seorang pemberi peringatan, sedangkan Musa dan Yesus adalah orang-orang yang terkemuka di dunia dan akhirat. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

14. Menurut Muslim, Muhammad secara khusus mengutuk orang Yahudi menjadi kera yang hina dan memerintahkan murid-murinya mengangkat pedang untuk membunuh orang Yahudi, sedangkan Musa dan Yesus adalah orang yang berusaha membela dan mempertobatkan (membebaskan) bangsa Yahudi. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

15. Menurut Muslim, Muhammad diperintahkan oleh Allah untuk percaya kepada Taurat (Musa) dan Injil (Isa Almasih), sedangkan Musa dan Yesus tidak diperintahkan oleh Allah untuk percaya kepada Al Quran (Muhammad).Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

Dengan berat hati, Penulis berkata: Musa sama dengan Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad


Delapan hal lain lagi yang membedakan Muhammad dan Musa


1. Menurut Muslim, Muhammad kawin dengan janda berumur 45 tahun dan anak di bawah umur (9 tahun), sedangkah Musa tidak melakukan hal itu. Kedua-duanya kawin, tetapi bedanya yang seorang bermoral yang lainnya tidak.

2. Menurut Muslim, gigi depan Muhammad rontok karena berperang, sedangkan gigi Musa baik-baik saja. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

3. Menurut Muslim, Muhammad mati karena diracun, sedangkan Musa mati secara wajar.

4. Muhammad disuruh oleh Allah untuk menceriterakan kisah Musa kepada orang Arab, sedangkan Musa tidak pernah disuruh oleh Allah untuk menceriterakan kisahnya sendiri kepada orang Arab.

5. Menurut Muslim, Kuburan Muhammad dan bangkainya masih dipelihara hingga sekarang, sedangkan kuburan Musa tidak diketahui dan Isa tidak diketahui. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad..

6. Menurut Muslim, Muhammad pernah naik ke langit ke tujuh (Isra’ dan Mir’aj), sedangkan Musa tidak pernah naik ke salah satu pun dari ke tujuh langit itu.

7. Menurut Muslim, Muhammad mengajarkan perkawinan Mu’ttah (perkawinan berdasarkan nafsu seks), sedangkan Musa dan Isa mengajarkan manusia mu'ttah. Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

8. Menurut Muslim, Muhammad minta didoakan (shalawat nabi), sedang Musa dan Isa diminta mendoakan para pengikutnya.Jadi, Musa sama dgn Isa, tetapi tidak sama dgn Muhammad.

Dengan berat hati, Anda lebih baik mengabaikan argument Mr Deedat daripada menerimanya.

“Saya (Penulis) berkata, “Karena itu Muhammad tidak seperti Musa tetapi Yesus seperti Musa”. Alquran tidak datang dari Pencipta langit dan bumi

Masih adakah sisa dalam pemikiran anda bahwa nubuat Ulangan dialamatkan kepada Muhammad??

"Muhammad dinubuatkan dlam Alkitab" kata tuan Deedat, "Baru sadar" dia adalah pendusta!!??

ABI dengan senang hati melayani Anda!!


hahahaha

buat apa nulis panjang gini
intinya apa ???
males saya baca yang isinya ga berbobot


gini yaa
saya bahas poin yang paling saya sukai
yaitu poin yesus beristirahat disurga

apa iya yesus beristirahat di surga???
surga saja baru akan ditempati manusia setelah kiamat

yesus itu adalah manusia dan juga Allah???

huuuuh
ngaco bener

berari kalian menganggap bahwa Allah itu merendahkan diriNya sendiri dengan menyamakan bentukNya dengan makhluk ciptanNya

padahal salah satu sifat yang terpenting bagi Allah adalah berbeda dengan makhluknya

jika yesus adalah 100% manusia dan 100% Allah
berarti Allah 100% manusia???
kan ga bener banget pemikiran kalian ini
100% manusia berari juga makan,minum,bernafsu,mamiliki sifat bosan dan juga membuang kotoran
tapi
Allah itu kan Maha Suci
jadi Allah ga mungkin yesus


hanya orang yang ingin instan melihat Allah yang menganggap Allah adalah yesus


hahah....tentu saja kamu malas membaca. Itulah salah satu penyebab mengapa rata2 muslim bodoh, persis seperti kamu, malas membaca.

Kamu memang gak mungkin bisa membantah tulisan2 ABI sebab ABI MENYAMPAIKAN KEBENARAN, sedang kamu menyampaikan dusta dan penipuan. Kamu mirip Awloh yg tukan dusta.

Akal Budi Islam
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 3445
Reputation : 16
Points : 7175
Registration date : 2010-09-16

View user profile

Back to top Go down

Ternyata Muhammad dinubuatkan dalam Alkitab. Baru sadar!! Empty Re: Ternyata Muhammad dinubuatkan dalam Alkitab. Baru sadar!!

Post by Sponsored content


Sponsored content


Back to top Go down

Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum