MURTADIN_KAFIRUN
Similar topics
    Latest topics
    » Malala Yousafzai - Penistaan Terhadap Islam Akan Menciptakan Terorisme
    YES, Pelajarilah Quran!  EmptySun 17 Feb 2019, 7:20 am by buncis hitam

    » Prediksi Bola Terbaik 1 Febuari 2019
    YES, Pelajarilah Quran!  EmptyThu 31 Jan 2019, 3:35 pm by bagas87

    » Prediksi Skor Jitu 1 Febuari 2019
    YES, Pelajarilah Quran!  EmptyThu 31 Jan 2019, 3:24 pm by bagas87

    » Prediksi & Bursa Bola 1 Febuari 2019
    YES, Pelajarilah Quran!  EmptyThu 31 Jan 2019, 3:19 pm by bagas87

    » Prediksi Bola Lengkap 1 Febuari 2019
    YES, Pelajarilah Quran!  EmptyThu 31 Jan 2019, 3:15 pm by bagas87

    » Prediksi Bola Terbaik 29-30 Januari 2019
    YES, Pelajarilah Quran!  EmptyTue 29 Jan 2019, 2:58 pm by bagas87

    » Prediksi Skor Jitu 29-30 Januari 2019
    YES, Pelajarilah Quran!  EmptyTue 29 Jan 2019, 2:48 pm by bagas87

    » Prediksi & Bursa Bola 29-30 Januari 2019
    YES, Pelajarilah Quran!  EmptyTue 29 Jan 2019, 2:41 pm by bagas87

    » Prediksi Bola Lengkap 29-30 Januari 2019
    YES, Pelajarilah Quran!  EmptyTue 29 Jan 2019, 2:31 pm by bagas87

    Gallery


    YES, Pelajarilah Quran!  Empty
    MILIS MURTADIN_KAFIRUN
    MURTADIN KAFIRUNexMUSLIM INDONESIA BERJAYA12 Oktober Hari Murtad Dari Islam Sedunia

    Kami tidak memfitnah, tetapi menyatakan fakta kebenaran yang selama ini selalu ditutupi oleh muslim untuk menyembunyikan kebejatan nabinya

    Menyongsong Punahnya Islam

    Wadah syiar Islam terlengkap & terpercaya, mari sebarkan selebaran artikel yang sesungguhnya tentang si Pelacur Alloh Swt dan Muhammad bin Abdullah yang MAHA TERKUTUK itu ke dunia nyata!!!!
     

    Kebrutalan dan keberingasan muslim di seantero dunia adalah bukti bahwa Islam agama setan (AJARAN JAHAT,BUAS,BIADAB,CABUL,DUSTA).  Tuhan (KEBENARAN) tidak perlu dibela, tetapi setan (KEJAHATAN) perlu mendapat pembelaan manusia agar dustanya terus bertahan

    Subscribe to MURTADIN_KAFIRUN

    Powered by us.groups.yahoo.com

    Who is online?
    In total there are 4 users online :: 0 Registered, 0 Hidden and 4 Guests :: 1 Bot

    None

    [ View the whole list ]


    Most users ever online was 354 on Wed 26 May 2010, 4:49 pm
    RSS feeds


    Yahoo! 
    MSN 
    AOL 
    Netvibes 
    Bloglines 


    Social bookmarking

    Social bookmarking digg  Social bookmarking delicious  Social bookmarking reddit  Social bookmarking stumbleupon  Social bookmarking slashdot  Social bookmarking yahoo  Social bookmarking google  Social bookmarking blogmarks  Social bookmarking live      

    Bookmark and share the address of MURTADINKAFIRUN on your social bookmarking website

    Bookmark and share the address of MURTADIN_KAFIRUN on your social bookmarking website


    YES, Pelajarilah Quran!

    Go down

    YES, Pelajarilah Quran!  Empty YES, Pelajarilah Quran!

    Post by feifei_fairy on Tue 10 Aug 2010, 5:29 am

    YES, Pelajarilah
    Quran!

    Sebuah jawaban utk Mr. Daniel Pipes

    By: Ali Sina


    Dalam sebuah artikel berjudul“Belajar Quran?”, Mr Daniel Pipes,
    sejarawan dan direktur Forum Timur Tengah, mengatakan bahwa utk
    mengerti fenomena terorisme islam, seseorang tidak mesti membaca Quran.
    “Daripada Quran," desak Mr. Pipes "siapa saja yg ingin mempelajari
    Islam militan dan kekerasan yg diilhaminya, utk mengerti fenomena
    demikian seperti gerakan Wahhabi, Revolusi Khomeini dan Al-Qaeda ... sejarah muslim, bukan teologi islam,
    yg bisa menjelaskan bagaimana kita sampai pd saat ini dan mengisyaratkan
    apa yg akan terjadi selanjutnya.”


    Utk menolak anggapan bahwa Quran bertanggung jawab thd bangkitnya
    terorisme islam, Mr. Pipes bertanya: “Jika Quran menyebabkan terorisme,
    lalu bagaimana anda menjelaskan tahun 1960an, waktu kekerasan Islam
    militan hampir tidak ada? Quran waktu itu masih berisi teks yg sama dg
    sekarang.”


    Dia juga terus mengingatkan pembacanya “Muslim telah membaca Quran
    secara berbeda dari waktu ke waktu. Teguran akan kesopanan perempuan
    berarti sesuatu bagi feminis Mesir tahun 20an dan berarti lain lagi utk
    keturunannya sekarang. Saat itu, tudung perempuan dianggap penindasan
    dan pembatasan perempuan dari dunia luar. Tapi kini, koran2 Inggris
    berisi berita, ‘Kerudung itu cantik.’ Dulu, jilbab menandakan bahwa
    wanita bukanlah manusia utuh; sekarang, kata2 editor majalah fashion,
    jilbab ‘mengatakan bahwa kamu adalah wanita. . . ‘kamu harus
    diperlakukan sebagai orang dg pikiran merdeka. Membaca Quran terlepas
    dari konteks jamannya melupakan perubahan yg tidak dapat diprediksi.’


    Dengan segala hormat utk Mr. Pipes, saya tidak setuju dgnya. Benar
    bahwa 40 th lalu Islam militan belumlah biasa. Alasannya adalah bahwa
    waktu itu muslim belum terlalu religius.
    Orang bisa jadi muslim dalam nama saja tanpa mempraktekannya. Selama th
    60an, kebanyakan muslim adalah muslim KTP saja. Sedikit yg pergi
    kemesjid. Mereka lebih tertarik akan modernisasi. Jilbab dianggap
    terbelakang. Anak2 muda tertarik pada budaya Barat. Dan walau
    ‘kedengarannya tidak masuk akal,’ perempuan yg sama yg memakai cadar dan
    berteriak ikut2an khomein, dgn 'Death to America,' adalah perempuan yg
    beberapa tahun sebelumnya doyan pakai rok mini, sambil keganjringan the
    Beatles dan

    Elvis.


    Kebebasan yg dialami wanita Muslim sekarang ini bukan terjadi karena
    Quran ditafsirkan kembali, sesuai dgn jamannya. Ini terjadi karena
    sebelumnya, th 20an, dunia muslim melahirkan orang2 seperti Atta Turk
    dan Reza Shah yg melarang kerudung, memenjarakan Mullah bermasalah dan
    bergaris-keras dan memaksakan sekularisasi dinegara mereka, (Turki dan
    Iran) menantang dan mengurangi pengaruh keji islam disemua bidang
    masyarakat dg resiko apapun.


    Muncullah para pemikir2 hebat dan secara terbuka menantang Syariah
    dan meniupkan nafas baru pada sekularisme dan modernisme pada tubuh
    sakit para Umat Islam.


    Sheikh Ali Abdul Raziq,
    ilmuwan Mesir membatasi Islam pada fungsi2 spiritual dan mencoba
    membebaskan masalah2 duniawi dari campur tangan agama2 atau genggaman
    imam.


    Dr. Taha Hussain, ilmuwan
    terkemuka Mesir, menolak teori bahwa sistem politik Islam jaman awal
    diucapkan oleh Allah melalui wahyunya pada Muhammad.


    Maulana Abul Kalam Azad,
    ilmuwan India terkenal, membantah bahwa Quran menuntut pengikut agama
    lain utk menerima agama baru. Melainkan bahwa Quran menuntut setiap
    orang beragama agar bertahan pada ajaran2 agamanya.


    Asaf Ali Fyzee, pemikir
    Muslim India, setuju dg Abul Kalam Azad bahwa objek agama adalah
    melayani kemanusiaan dan bahwa hukum statik tidak cocok diterapkan pada
    masyarakat progresif.


    Di Iran, ilmuwan Ahmad Kasravi
    mencela Islam dan menyebutnya sumber utama kebodohan dan
    keterbelakangan masyarakat. Dia menginginkan modernisasi negara lewat
    sekularisasi.


    Pd waktu yg sama, Ali Dashti
    menerbitkan buku karir kenabian Muhammad yg menunjukkan fakta bahwa dia
    bukanlah nabi tapi orang biasa dg sedikit atau bahkan tanpa kebaikan
    dan pengetahuan yg pantas utk dicontoh.


    Beberapa dekade sebelumnya, orang Iran bernama Mirza Agha Khan Kermani secara terbuka
    menyatakan bahwa Islam hanya baik utk ‘orang Arab liar telanjang kaki,
    penghuni gurun, gembala kambing, pemakan kadal dan bukan utk orang yg
    membangun peradaban besar seperti Iran.'


    Jika diawal pertengahan abad 20 militan islam hampir tidak ada, itu

    karena Islam ditafsirkan utk menjadi toleran dan progresif. Ini
    karena Islam diserang dan diruntuhkan. Waktu itu para Muslim makmur dan
    negara2 islam dimodernisasi karena Islam tidak masuk dalam percaturan
    bangsa.


    Saya setuju bahwa orang harus baca sejarah utk mengerti kekejian
    Islam. Tapi bagaimanapun, saya tidak setuju dg Mr. Pipes bahwa

    'hanya sejarah Muslim, bukan
    teologi Islami, yg menjelaskan bgm kita bisa sampai kesini
    .'


    Kekerasan Islami adalah hasil
    langsung dari teologi Islam
    . Betapa naifnya utk percaya bahwa
    gerakan Wahabi, Revolusi Khomeini dan Al-Qaeda sama sekali tidak ada
    hubungannya dg ajaran kebencian dalam Quran. Sejarah juga memasukan
    kisah Muhammad dan perang terornya.

    Saya setuju dg Mr. Pipes bahwa Quran adalah kitab yg membingungkan,
    bahwa banyak ayatnya diganti2 dan seseorang harus punya pengetahuan
    tentang sha’ne nozool
    (konteks)
    utk mengerti buku ini. Tapi muslim terpelajar seperti
    para Mullah juga punya pengetahuan itu dan mereka tahu semua yg disebut
    pengajaran lembut dari Quran yg ‘diungkapkan’ ketika Muhammad masih
    lemah telah diganti
    semuanya ! Dan ajaran yg sah adalah ajaran2 yg ‘diungkapkan’ kemudian,
    yang menyebut2 pembunuhan para kafir (9:123), jangan berteman dg yahudi dan
    kristen (5:51), tundukan mereka sampai mereka bayar pajak Jizya (9:29),
    anggap mereka najis (kotoran, tidak boleh disentuh, tidak murni) (9:2)

    dll.


    Singkatnya, Quran adalah buku kekerasan. Pesan dari Quran adalah
    pesan kebencian. Pesan ini sangat jelas dan keras. Sangat tidak mungkin
    utk mereka yg percaya dan mengikuti Quran utk menghindari kebencian pada
    mereka yg lain agama. Mustahil utk berpikir bahwa ajaran2 yg mengilhami
    kebencian dalam Quran tidak ada sangkut pautnya dg kebangkitan militan
    Islam. Silahkan anda mendengar khotbah2 di mesjid2 utk melihat dan
    mendengar jenis kebencian yg diajarkan dan darimana sumber kebencian
    itu. Ya, pelajarilah Quran utk
    melihat darimana militan Islam mendapat ajarannya.


    Bisa saja dunia Islam kembali dibelokkan kearah moderat. Tapi ini
    dapat terjadi HANYA jika Islam dibuat lemah. Quran tidak perlu ditafsirkan kembali, tapi harus ditolak,
    dihapus dan dibuang
    . Para siswa dan politisi dinegara Islam harus
    bergabung dan menantang otoritas Quran, 'kesempurnaan' penulisnya dan
    keabsahan dirinya sbg 'nabi.' Mereka harus mendorong sekularisasi di
    negara islam dan berdiri kuat melawan para Islamis. Islam harus diserang
    dari arah politk dan ideologi.


    Gila bahwa 1 milyar orang mengikuti 'nabi' sinting abad ke7. Ini
    akan membawa dunia kita pada jurang kehancuran. Hanya saat kepercayaan
    pada Islam dibuat lemah, Muslim akan kembali pada aliran moderat dan
    modernisasi. Karena Islam dan Syariah menghalangi semua ini, satu2nya
    masa depan yg menanti muslim adalah penambahan kefanatikan, kesengsaraan
    dan kekerasan. Dan satu2nya masa depan bagi umat manusia adalah
    penambahan teror dan perang.

    _________________
    Dasar kepercayaan iman muslim dibangun diatas dusta,kebohongan dan teror pembunuhan yang biadab dimana saat zaman dan waktu sudah berubah kebenaran yang ada diungkapkan dan tidak bisa dihalangi ataupun dibendung serta kejahatan pembunuhan sudah dapat diantisipasi dan diminimalkan maka saat itu juga ambang kehancuran islam akan terjadi dan pada saatnya islam akan lenyap dan ini pasti terwujud. Feifei_fairy
    feifei_fairy
    feifei_fairy
    KAFIRUN
    KAFIRUN

    Female
    Number of posts : 802
    Reputation : -14
    Points : 5531
    Registration date : 2008-12-20

    View user profile https://www.facebook.com/Feifeifairy

    Back to top Go down

    Back to top

    - Similar topics

     
    Permissions in this forum:
    You cannot reply to topics in this forum