MURTADIN_KAFIRUN
Latest topics
» Malala Yousafzai - Penistaan Terhadap Islam Akan Menciptakan Terorisme
Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! EmptySun 17 Feb 2019, 7:20 am by buncis hitam

» Prediksi Bola Terbaik 1 Febuari 2019
Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! EmptyThu 31 Jan 2019, 3:35 pm by bagas87

» Prediksi Skor Jitu 1 Febuari 2019
Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! EmptyThu 31 Jan 2019, 3:24 pm by bagas87

» Prediksi & Bursa Bola 1 Febuari 2019
Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! EmptyThu 31 Jan 2019, 3:19 pm by bagas87

» Prediksi Bola Lengkap 1 Febuari 2019
Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! EmptyThu 31 Jan 2019, 3:15 pm by bagas87

» Prediksi Bola Terbaik 29-30 Januari 2019
Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! EmptyTue 29 Jan 2019, 2:58 pm by bagas87

» Prediksi Skor Jitu 29-30 Januari 2019
Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! EmptyTue 29 Jan 2019, 2:48 pm by bagas87

» Prediksi & Bursa Bola 29-30 Januari 2019
Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! EmptyTue 29 Jan 2019, 2:41 pm by bagas87

» Prediksi Bola Lengkap 29-30 Januari 2019
Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! EmptyTue 29 Jan 2019, 2:31 pm by bagas87

Gallery


Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! Empty
MILIS MURTADIN_KAFIRUN
MURTADIN KAFIRUNexMUSLIM INDONESIA BERJAYA12 Oktober Hari Murtad Dari Islam Sedunia

Kami tidak memfitnah, tetapi menyatakan fakta kebenaran yang selama ini selalu ditutupi oleh muslim untuk menyembunyikan kebejatan nabinya

Menyongsong Punahnya Islam

Wadah syiar Islam terlengkap & terpercaya, mari sebarkan selebaran artikel yang sesungguhnya tentang si Pelacur Alloh Swt dan Muhammad bin Abdullah yang MAHA TERKUTUK itu ke dunia nyata!!!!
 

Kebrutalan dan keberingasan muslim di seantero dunia adalah bukti bahwa Islam agama setan (AJARAN JAHAT,BUAS,BIADAB,CABUL,DUSTA).  Tuhan (KEBENARAN) tidak perlu dibela, tetapi setan (KEJAHATAN) perlu mendapat pembelaan manusia agar dustanya terus bertahan

Subscribe to MURTADIN_KAFIRUN

Powered by us.groups.yahoo.com

Who is online?
In total there are 18 users online :: 0 Registered, 0 Hidden and 18 Guests :: 2 Bots

None

[ View the whole list ]


Most users ever online was 354 on Wed 26 May 2010, 4:49 pm
RSS feeds


Yahoo! 
MSN 
AOL 
Netvibes 
Bloglines 


Social bookmarking

Social bookmarking digg  Social bookmarking delicious  Social bookmarking reddit  Social bookmarking stumbleupon  Social bookmarking slashdot  Social bookmarking yahoo  Social bookmarking google  Social bookmarking blogmarks  Social bookmarking live      

Bookmark and share the address of MURTADINKAFIRUN on your social bookmarking website

Bookmark and share the address of MURTADIN_KAFIRUN on your social bookmarking website


Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!!

Go down

Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! Empty Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!!

Post by Muslim binti Muskitawati on Thu 18 Mar 2010, 12:45 pm

Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!!

Bersaksi dalam syahadat sama halnya bersaksi seseorang berzinah !!!

Jadi kata bersaksi dalam syahadat tidak bisa diganti dengan kata lain, karena kalo bisa diganti dengan kata lain, artinya bersaksi oleh saksi 4 orang untuk menghukum pezinah juga bisa diganti dong.

Coba bayangin ada 4 orang bersaksi tetapi enggak bilang bersaksi melainkan diganti dengan kata2 "percaya", bisa enggak tuh bilang begini "Saya percaya si anu berzinah".

Kalo percaya si anu berzinah, maka si anu enggak bisa dihukum karena untuk menghukum pezinah dibutuhkan kesaksian 4 orang bukan dibutuhkan 4 orang yang percaya si anu berzinah.

Percaya itu bukanlah kesaksian.
Bersaksi dalam Syahadat artinya "tidak menyaksikan", artinya berbohong.

Ny. Muslim binti Muskitawati.

Bersaksi Kalo Tak Pernah Menyaksikan--Berbohong !!!

Kalo memang anda pernah berjanji atau bersumpah, penuhilah janji atau sumpah anda itu.

Tetapi kalo memang tidak pernah berjanji atau tidak pernah bersumpah, maka janganlah mengaku berjanji atau mengaku bersumpah, perbuatan itu namanya berbohong.

Demikianlah, kalo memang anda menyaksikan Allah mengutus Muhammad, bolehlah anda mengaku bersaksi. TETAPI waktu Muhammad hidup khan ribuan tahun yang lalu, tidak mungkin anda bisa menyaksikan tetapi kemudian mengaku "bersaksi". Itu namanya kesaksian palsu.

> "Sutarmin" wrote:
> Kalimat saya bersumpah/ berjanji
> terus kalimatnya diganti atau
> ditambah menjadi saya tidak
> bersumpah/ berjanji bagaimana ya?

Jelasnya, bersaksi dalam mengucapkan syahadat itu jelas bohong, karena kapan pernah anda menyaksikan Allah menunjuk Muhammad sebagai utusannya???

Urusan Muhammad sebagai utusan Allah itu khan cuma kepercayaan saja bukan sebagai kesaksian. Dan kepercayaan itu khan cuma angan2 bukan benar2 kejadian, bukan realitas.

Jadi kalo anda tidak pernah menyaksikan Allah menunjuk Muhammad sebagai utusannya tapi anda kemudian mengaku bersaksi, jelas kesaksiannya bohong.

Agar Islam jangan jadi agama bohong, maka kata2 bersaksi itu harus diganti dengan kata2 "Tidak Menyaksikan" atau "Tidak bersaksi".

Jelas lain artinya kalo kata berjanji kemudian memenuhi janjinya, tapi kalo tidak memenuhi janjinya maka harus diganti dengan kata2 "melanggar janji". Oleh karena itu kalo tidak mau melanggar janji janganlah berjanji.

Demikianlah dengan kata "bersaksi" kalo tidak mau bohong katakanlah "tidak menyaksikan" atau "tidak pernah bersaksi".

Tidak bisa memenuhi janji.... jangan berjanji.
Tidak pernah menyaksikan..... jangan bersaksi.
Ucapan Syahadat "bersaksi" tanpa menyaksikan artinya "Berbohong".

Dalam Al-Takya, muslimin berpahala bila berbohong demi kemuliaan Allahnya dan demi kehancuran kekafiran, murtad, maupun mereka yang menolak Islam. Disinilah pentingnya ucapan Syahadat dalam Islam.

Ny. Muslim binti Muskitawati.


Bersaksi Bohong Dalam Ucapan Syahadat !!!

Mengaku "bersaksi" tanpa menyaksikannya jelas berbohong, disebut juga sebagai kesaksian palsu.

Syahadat adalah ucapan wajib bagi setiap umat Islam untuk memberi kesaksian bohong atau kesaksian palsu kepada Allah.... !!!

Agama Islam satu2nya agama yang mewajibkan umatnya berbohong demi memuliakan nama Allahnya.

Syahadat ini sebenarnya menodai, menista, dan menghina Islam itu sendiri dengan mewajibkan umatnya untuk selalu berbohong.

Jadi, kalo kita sebagai muslimin berani jujur, seharusnya kita berani untuk mengubah kata "bersaksi" disini menjadi "tidak bersaksi" atau "tidak menyaksikan".

"Bersaksi" itu tidak sama artinya dengan "percaya", jadi kata2 "bersaksi" tidak bisa diubah dengan kata "percaya", tapi lebih jujur jadinya kalo diganti dengan kata "tidak menyaksikan".

> "rezameutia" wrote:
> kata 'bersaksi' memang bukan kata kunci
> di dua kalimat syahadat. kata kuncinya
> adalah allah itu tauhid dan muhammad
> adalah rasul allah. kata saksi mau
> diganti kata janji, ikrar, sumpah atau
> apapun juga nggak ada masalah, selama
> dua kata kunci tersebut tidak dirubah.
>

Kalo "bersaksi" dalam syahadat bukan kata kunci, bagaimana kalo kata ini kita ganti saja dengan kata "tidak bersaksi" atau "tidak menyaksikan ???

Justru kalo diganti dengan kata "tidak bersaksi" maka permasalahannya jadi jelas, yaitu tidak lagi berbohong.

Karena kalo kita gunakan kata "bersaksi" biarpun bukan kata kunci sekalipun tetap saja berbohong karena kenyataannya kan tidak menyaksikan !!!

Berbohong memang halal dalam Islam asal bertujuan untuk memuliakan nama Allah. Konsekuensinya, umat yang berbohong memuliakan Allahnya sebenarnya justru menistakan Allahnya karena cuma memuliakan bohong2an aja.

Enggak salah kalo Islam banyak disebut sebagai Agama Kebohongan disamping sebagai Agama Kebencian.

Ny. Muslim binti Muskitawati.
Muslim binti Muskitawati
Muslim binti Muskitawati
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Female
Number of posts : 291
Reputation : -16
Points : 4212
Registration date : 2010-03-18

View user profile

Back to top Go down

Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! Empty Re: Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!!

Post by answering-ff on Thu 18 Mar 2010, 9:45 pm

kalo yahudi juga bersaksi bagaimana dong pendapatnya? pa masih teriak-teriak juga? Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! Ngakakonline

Yohanes 17:3

"Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah engkau utus". (syahadat Kristus)

_________________
"Kafir sadar, kafir diem, kafir nglawan, kafir kedalam, kafir keluar, kafir kelompok, kafir tahu, kafir nubuat, kafir penutup, kafir terakhir "
answering-ff
answering-ff
MUSLIM
MUSLIM

Number of posts : 3333
Location : ruang humor
Humor : "gile ada yang ngrampok baju gw, Tuhan elu", kata Yesus
Reputation : 10
Points : 7118
Registration date : 2009-11-13

View user profile http://www.aboutkutukupret.tk

Back to top Go down

Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! Empty Re: Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!!

Post by cinta_islam on Fri 19 Mar 2010, 12:44 am

@Muslim binti Muskitawati wrote:Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!!

Bersaksi dalam syahadat sama halnya bersaksi seseorang berzinah !!!

Jadi kata bersaksi dalam syahadat tidak bisa diganti dengan kata lain, karena kalo bisa diganti dengan kata lain, artinya bersaksi oleh saksi 4 orang untuk menghukum pezinah juga bisa diganti dong.

Coba bayangin ada 4 orang bersaksi tetapi enggak bilang bersaksi melainkan diganti dengan kata2 "percaya", bisa enggak tuh bilang begini "Saya percaya si anu berzinah".

Kalo percaya si anu berzinah, maka si anu enggak bisa dihukum karena untuk menghukum pezinah dibutuhkan kesaksian 4 orang bukan dibutuhkan 4 orang yang percaya si anu berzinah.

Percaya itu bukanlah kesaksian.
Bersaksi dalam Syahadat artinya "tidak menyaksikan", artinya berbohong.

Ny. Muslim binti Muskitawati.

Bersaksi Kalo Tak Pernah Menyaksikan--Berbohong !!!

Kalo memang anda pernah berjanji atau bersumpah, penuhilah janji atau sumpah anda itu.

Tetapi kalo memang tidak pernah berjanji atau tidak pernah bersumpah, maka janganlah mengaku berjanji atau mengaku bersumpah, perbuatan itu namanya berbohong.

Demikianlah, kalo memang anda menyaksikan Allah mengutus Muhammad, bolehlah anda mengaku bersaksi. TETAPI waktu Muhammad hidup khan ribuan tahun yang lalu, tidak mungkin anda bisa menyaksikan tetapi kemudian mengaku "bersaksi". Itu namanya kesaksian palsu.

> "Sutarmin" wrote:
> Kalimat saya bersumpah/ berjanji
> terus kalimatnya diganti atau
> ditambah menjadi saya tidak
> bersumpah/ berjanji bagaimana ya?

Jelasnya, bersaksi dalam mengucapkan syahadat itu jelas bohong, karena kapan pernah anda menyaksikan Allah menunjuk Muhammad sebagai utusannya???

Urusan Muhammad sebagai utusan Allah itu khan cuma kepercayaan saja bukan sebagai kesaksian. Dan kepercayaan itu khan cuma angan2 bukan benar2 kejadian, bukan realitas.

Jadi kalo anda tidak pernah menyaksikan Allah menunjuk Muhammad sebagai utusannya tapi anda kemudian mengaku bersaksi, jelas kesaksiannya bohong.

Agar Islam jangan jadi agama bohong, maka kata2 bersaksi itu harus diganti dengan kata2 "Tidak Menyaksikan" atau "Tidak bersaksi".

Jelas lain artinya kalo kata berjanji kemudian memenuhi janjinya, tapi kalo tidak memenuhi janjinya maka harus diganti dengan kata2 "melanggar janji". Oleh karena itu kalo tidak mau melanggar janji janganlah berjanji.

Demikianlah dengan kata "bersaksi" kalo tidak mau bohong katakanlah "tidak menyaksikan" atau "tidak pernah bersaksi".

Tidak bisa memenuhi janji.... jangan berjanji.
Tidak pernah menyaksikan..... jangan bersaksi.
Ucapan Syahadat "bersaksi" tanpa menyaksikan artinya "Berbohong".

Dalam Al-Takya, muslimin berpahala bila berbohong demi kemuliaan Allahnya dan demi kehancuran kekafiran, murtad, maupun mereka yang menolak Islam. Disinilah pentingnya ucapan Syahadat dalam Islam.

Ny. Muslim binti Muskitawati.


Bersaksi Bohong Dalam Ucapan Syahadat !!!

Mengaku "bersaksi" tanpa menyaksikannya jelas berbohong, disebut juga sebagai kesaksian palsu.

Syahadat adalah ucapan wajib bagi setiap umat Islam untuk memberi kesaksian bohong atau kesaksian palsu kepada Allah.... !!!

Agama Islam satu2nya agama yang mewajibkan umatnya berbohong demi memuliakan nama Allahnya.

Syahadat ini sebenarnya menodai, menista, dan menghina Islam itu sendiri dengan mewajibkan umatnya untuk selalu berbohong.

Jadi, kalo kita sebagai muslimin berani jujur, seharusnya kita berani untuk mengubah kata "bersaksi" disini menjadi "tidak bersaksi" atau "tidak menyaksikan".

"Bersaksi" itu tidak sama artinya dengan "percaya", jadi kata2 "bersaksi" tidak bisa diubah dengan kata "percaya", tapi lebih jujur jadinya kalo diganti dengan kata "tidak menyaksikan".

> "rezameutia" wrote:
> kata 'bersaksi' memang bukan kata kunci
> di dua kalimat syahadat. kata kuncinya
> adalah allah itu tauhid dan muhammad
> adalah rasul allah. kata saksi mau
> diganti kata janji, ikrar, sumpah atau
> apapun juga nggak ada masalah, selama
> dua kata kunci tersebut tidak dirubah.
>

Kalo "bersaksi" dalam syahadat bukan kata kunci, bagaimana kalo kata ini kita ganti saja dengan kata "tidak bersaksi" atau "tidak menyaksikan ???

Justru kalo diganti dengan kata "tidak bersaksi" maka permasalahannya jadi jelas, yaitu tidak lagi berbohong.

Karena kalo kita gunakan kata "bersaksi" biarpun bukan kata kunci sekalipun tetap saja berbohong karena kenyataannya kan tidak menyaksikan !!!

Berbohong memang halal dalam Islam asal bertujuan untuk memuliakan nama Allah. Konsekuensinya, umat yang berbohong memuliakan Allahnya sebenarnya justru menistakan Allahnya karena cuma memuliakan bohong2an aja.

Enggak salah kalo Islam banyak disebut sebagai Agama Kebohongan disamping sebagai Agama Kebencian.

Ny. Muslim binti Muskitawati.


percaya tidak pasti dengan menyaksikan mata kepala sendiri. misal saja angin dpt di rasakan tapi tdk dpt dilihat, cabe rasa nya pedas tapi pedas tdk dpt di lihat. begitu juga ketika seorang muslim mengucapkan syahadat sebagai syarat utama keislamannya, maka wajib percaya nabi muhammad saw sebagai utusan allah, dan tidak mesti harus di lihat oleh saksi.

emang agama mbak muslim binti muskitawati apaan sih? budha-kah, hindu-kah, atheis kali ya...
wah mbak seorang islamphobia sama dengan kafir-kafir di forum ini........
cinta_islam
cinta_islam
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 556
Age : 29
Location : martapura - kota intan
Job/hobbies : pembela islam
Humor : bisakah musik rock di pake di gereja?
Reputation : 55
Points : 4318
Registration date : 2010-03-08

View user profile https://bs-ba.facebook.com/topic.php?uid=120658514619705&topi

Back to top Go down

Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! Empty Re: Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!!

Post by kuku bima on Wed 20 Jul 2011, 3:43 pm

@Muslim binti Muskitawati wrote:Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!!

Bersaksi dalam syahadat sama halnya bersaksi seseorang berzinah !!!

Jadi kata bersaksi dalam syahadat tidak bisa diganti dengan kata lain, karena kalo bisa diganti dengan kata lain, artinya bersaksi oleh saksi 4 orang untuk menghukum pezinah juga bisa diganti dong.

Coba bayangin ada 4 orang bersaksi tetapi enggak bilang bersaksi melainkan diganti dengan kata2 "percaya", bisa enggak tuh bilang begini "Saya percaya si anu berzinah".

Kalo percaya si anu berzinah, maka si anu enggak bisa dihukum karena untuk menghukum pezinah dibutuhkan kesaksian 4 orang bukan dibutuhkan 4 orang yang percaya si anu berzinah.

Percaya itu bukanlah kesaksian.
Bersaksi dalam Syahadat artinya "tidak menyaksikan", artinya berbohong.

Ny. Muslim binti Muskitawati.

Bersaksi Kalo Tak Pernah Menyaksikan--Berbohong !!!

Kalo memang anda pernah berjanji atau bersumpah, penuhilah janji atau sumpah anda itu.

Tetapi kalo memang tidak pernah berjanji atau tidak pernah bersumpah, maka janganlah mengaku berjanji atau mengaku bersumpah, perbuatan itu namanya berbohong.

Demikianlah, kalo memang anda menyaksikan Allah mengutus Muhammad, bolehlah anda mengaku bersaksi. TETAPI waktu Muhammad hidup khan ribuan tahun yang lalu, tidak mungkin anda bisa menyaksikan tetapi kemudian mengaku "bersaksi". Itu namanya kesaksian palsu.

> "Sutarmin" wrote:
> Kalimat saya bersumpah/ berjanji
> terus kalimatnya diganti atau
> ditambah menjadi saya tidak
> bersumpah/ berjanji bagaimana ya?

Jelasnya, bersaksi dalam mengucapkan syahadat itu jelas bohong, karena kapan pernah anda menyaksikan Allah menunjuk Muhammad sebagai utusannya???

Urusan Muhammad sebagai utusan Allah itu khan cuma kepercayaan saja bukan sebagai kesaksian. Dan kepercayaan itu khan cuma angan2 bukan benar2 kejadian, bukan realitas.

Jadi kalo anda tidak pernah menyaksikan Allah menunjuk Muhammad sebagai utusannya tapi anda kemudian mengaku bersaksi, jelas kesaksiannya bohong.

Agar Islam jangan jadi agama bohong, maka kata2 bersaksi itu harus diganti dengan kata2 "Tidak Menyaksikan" atau "Tidak bersaksi".

Jelas lain artinya kalo kata berjanji kemudian memenuhi janjinya, tapi kalo tidak memenuhi janjinya maka harus diganti dengan kata2 "melanggar janji". Oleh karena itu kalo tidak mau melanggar janji janganlah berjanji.

Demikianlah dengan kata "bersaksi" kalo tidak mau bohong katakanlah "tidak menyaksikan" atau "tidak pernah bersaksi".

Tidak bisa memenuhi janji.... jangan berjanji.
Tidak pernah menyaksikan..... jangan bersaksi.
Ucapan Syahadat "bersaksi" tanpa menyaksikan artinya "Berbohong".

Dalam Al-Takya, muslimin berpahala bila berbohong demi kemuliaan Allahnya dan demi kehancuran kekafiran, murtad, maupun mereka yang menolak Islam. Disinilah pentingnya ucapan Syahadat dalam Islam.

Ny. Muslim binti Muskitawati.


Bersaksi Bohong Dalam Ucapan Syahadat !!!

Mengaku "bersaksi" tanpa menyaksikannya jelas berbohong, disebut juga sebagai kesaksian palsu.

Syahadat adalah ucapan wajib bagi setiap umat Islam untuk memberi kesaksian bohong atau kesaksian palsu kepada Allah.... !!!

Agama Islam satu2nya agama yang mewajibkan umatnya berbohong demi memuliakan nama Allahnya.

Syahadat ini sebenarnya menodai, menista, dan menghina Islam itu sendiri dengan mewajibkan umatnya untuk selalu berbohong.

Jadi, kalo kita sebagai muslimin berani jujur, seharusnya kita berani untuk mengubah kata "bersaksi" disini menjadi "tidak bersaksi" atau "tidak menyaksikan".

"Bersaksi" itu tidak sama artinya dengan "percaya", jadi kata2 "bersaksi" tidak bisa diubah dengan kata "percaya", tapi lebih jujur jadinya kalo diganti dengan kata "tidak menyaksikan".

> "rezameutia" wrote:
> kata 'bersaksi' memang bukan kata kunci
> di dua kalimat syahadat. kata kuncinya
> adalah allah itu tauhid dan muhammad
> adalah rasul allah. kata saksi mau
> diganti kata janji, ikrar, sumpah atau
> apapun juga nggak ada masalah, selama
> dua kata kunci tersebut tidak dirubah.
>

Kalo "bersaksi" dalam syahadat bukan kata kunci, bagaimana kalo kata ini kita ganti saja dengan kata "tidak bersaksi" atau "tidak menyaksikan ???

Justru kalo diganti dengan kata "tidak bersaksi" maka permasalahannya jadi jelas, yaitu tidak lagi berbohong.

Karena kalo kita gunakan kata "bersaksi" biarpun bukan kata kunci sekalipun tetap saja berbohong karena kenyataannya kan tidak menyaksikan !!!

Berbohong memang halal dalam Islam asal bertujuan untuk memuliakan nama Allah. Konsekuensinya, umat yang berbohong memuliakan Allahnya sebenarnya justru menistakan Allahnya karena cuma memuliakan bohong2an aja.

Enggak salah kalo Islam banyak disebut sebagai Agama Kebohongan disamping sebagai Agama Kebencian.

Ny. Muslim binti Muskitawati.
Berbohong memang halal dalam Islam asal bertujuan untuk memuliakan nama Allah. Konsekuensinya, umat yang berbohong memuliakan Allahnya sebenarnya justru menistakan Allahnya karena cuma memuliakan bohong2an aja.

Enggak salah kalo Islam banyak disebut sebagai Agama Kebohongan disamping sebagai Agama Kebencian.MAAF YA CUMA MENEGASKAN.............
Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! 581260 Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! 581260 Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! 581260 Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! 581260 Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! 581260
kuku bima
kuku bima
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 4057
Age : 38
Location : firdaus
Job/hobbies : memperkenalkan Yesus
Humor : iman yang buta membawa malapetaka...
Reputation : 12
Points : 8571
Registration date : 2011-05-20

View user profile http://Islam bukan agama ,tapi Idiologi mematikan..

Back to top Go down

Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! Empty Re: Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!!

Post by musicman on Wed 20 Jul 2011, 4:29 pm

@atas

kl Cerdik seperti Ular(iblis)..berarti boleh bohong gk mbak?

_________________
Kunjungi forum Lintas Agama

http://www.laskarislam.com/forum
musicman
musicman
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 2736
Reputation : 7
Points : 5957
Registration date : 2011-01-04

View user profile

Back to top Go down

Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! Empty Re: Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!!

Post by mistik6666 on Wed 20 Jul 2011, 5:49 pm

@kuku bima wrote:Berbohong memang halal dalam Islam asal bertujuan untuk memuliakan nama Allah. Konsekuensinya, umat yang berbohong memuliakan Allahnya sebenarnya justru menistakan Allahnya karena cuma memuliakan bohong2an aja.

Enggak salah kalo Islam banyak disebut sebagai Agama Kebohongan disamping sebagai Agama Kebencian.MAAF YA CUMA MENEGASKAN.............
Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! 581260 Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! 581260 Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! 581260 Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! 581260 Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! 581260


Rm. 3:7 Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaan-Nya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa?


Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! 416135 Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! 416135 Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! 416135 Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! 416135

_________________
Atas nama Bapak yang bisa dilihat mata manusia, Anak manusia yang mati terkutuk, dan Roh Emprit yang hobby terbang berkelana.. aku bersaksi bahwa ketiganya kombinasi yang tidak masuk logika. Amin.

Bacalah Bible sedari awal sampai akhirnya, dengan hati yang tulus dan ikhlas. Niscaya akan kau temukan kebenaran yang sesungguhnya, cahaya yang sesungguhnya, dan jalan lurus yang sesungguhnya...

YOHANES 17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa kamu (umat Israel) mengenal Aku, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Paulus Tarsus. yang telah Aku utus.
mistik6666
mistik6666
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1475
Location : pangkalan becak
Job/hobbies : tukang becak
Reputation : 7
Points : 4607
Registration date : 2011-03-31

View user profile

Back to top Go down

Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! Empty Re: Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!!

Post by hakeem on Fri 05 Aug 2011, 10:04 am

Q.S. Al Maaidah
59. Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, apakah kamu memandang kami salah, hanya lantaran kami beriman kepada Allah, kepada apa yang diturunkan kepada kami dan kepada apa yang diturunkan sebelumnya, sedang kebanyakan di antara kamu benar-benar orang-orang yang fasik?"


Q.S. Ali Imran
69. Segolongan dari Ahli Kitab ingin menyesatkan kamu, padahal mereka (sebenarnya) tidak menyesatkan melainkan dirinya sendiri, dan mereka tidak menyadarinya.


Q.S. Al Baqarah
109. Sebahagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran. Maka ma'afkanlah dan biarkanlah mereka, sampai Allah mendatangkan perintah-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! 706181
hakeem
hakeem
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 193
Reputation : 1
Points : 3065
Registration date : 2011-07-17

View user profile

Back to top Go down

Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! Empty Re: Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!!

Post by lihd on Fri 05 Aug 2011, 10:34 am

@kuku bima wrote:
@Muslim binti Muskitawati wrote:Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!!

Bersaksi dalam syahadat sama halnya bersaksi seseorang berzinah !!!

Jadi kata bersaksi dalam syahadat tidak bisa diganti dengan kata lain, karena kalo bisa diganti dengan kata lain, artinya bersaksi oleh saksi 4 orang untuk menghukum pezinah juga bisa diganti dong.

Coba bayangin ada 4 orang bersaksi tetapi enggak bilang bersaksi melainkan diganti dengan kata2 "percaya", bisa enggak tuh bilang begini "Saya percaya si anu berzinah".

Kalo percaya si anu berzinah, maka si anu enggak bisa dihukum karena untuk menghukum pezinah dibutuhkan kesaksian 4 orang bukan dibutuhkan 4 orang yang percaya si anu berzinah.

Percaya itu bukanlah kesaksian.
Bersaksi dalam Syahadat artinya "tidak menyaksikan", artinya berbohong.

Ny. Muslim binti Muskitawati.

Bersaksi Kalo Tak Pernah Menyaksikan--Berbohong !!!

Kalo memang anda pernah berjanji atau bersumpah, penuhilah janji atau sumpah anda itu.

Tetapi kalo memang tidak pernah berjanji atau tidak pernah bersumpah, maka janganlah mengaku berjanji atau mengaku bersumpah, perbuatan itu namanya berbohong.

Demikianlah, kalo memang anda menyaksikan Allah mengutus Muhammad, bolehlah anda mengaku bersaksi. TETAPI waktu Muhammad hidup khan ribuan tahun yang lalu, tidak mungkin anda bisa menyaksikan tetapi kemudian mengaku "bersaksi". Itu namanya kesaksian palsu.

> "Sutarmin" wrote:
> Kalimat saya bersumpah/ berjanji
> terus kalimatnya diganti atau
> ditambah menjadi saya tidak
> bersumpah/ berjanji bagaimana ya?

Jelasnya, bersaksi dalam mengucapkan syahadat itu jelas bohong, karena kapan pernah anda menyaksikan Allah menunjuk Muhammad sebagai utusannya???

Urusan Muhammad sebagai utusan Allah itu khan cuma kepercayaan saja bukan sebagai kesaksian. Dan kepercayaan itu khan cuma angan2 bukan benar2 kejadian, bukan realitas.

Jadi kalo anda tidak pernah menyaksikan Allah menunjuk Muhammad sebagai utusannya tapi anda kemudian mengaku bersaksi, jelas kesaksiannya bohong.

Agar Islam jangan jadi agama bohong, maka kata2 bersaksi itu harus diganti dengan kata2 "Tidak Menyaksikan" atau "Tidak bersaksi".

Jelas lain artinya kalo kata berjanji kemudian memenuhi janjinya, tapi kalo tidak memenuhi janjinya maka harus diganti dengan kata2 "melanggar janji". Oleh karena itu kalo tidak mau melanggar janji janganlah berjanji.

Demikianlah dengan kata "bersaksi" kalo tidak mau bohong katakanlah "tidak menyaksikan" atau "tidak pernah bersaksi".

Tidak bisa memenuhi janji.... jangan berjanji.
Tidak pernah menyaksikan..... jangan bersaksi.
Ucapan Syahadat "bersaksi" tanpa menyaksikan artinya "Berbohong".

Dalam Al-Takya, muslimin berpahala bila berbohong demi kemuliaan Allahnya dan demi kehancuran kekafiran, murtad, maupun mereka yang menolak Islam. Disinilah pentingnya ucapan Syahadat dalam Islam.

Ny. Muslim binti Muskitawati.


Bersaksi Bohong Dalam Ucapan Syahadat !!!

Mengaku "bersaksi" tanpa menyaksikannya jelas berbohong, disebut juga sebagai kesaksian palsu.

Syahadat adalah ucapan wajib bagi setiap umat Islam untuk memberi kesaksian bohong atau kesaksian palsu kepada Allah.... !!!

Agama Islam satu2nya agama yang mewajibkan umatnya berbohong demi memuliakan nama Allahnya.

Syahadat ini sebenarnya menodai, menista, dan menghina Islam itu sendiri dengan mewajibkan umatnya untuk selalu berbohong.

Jadi, kalo kita sebagai muslimin berani jujur, seharusnya kita berani untuk mengubah kata "bersaksi" disini menjadi "tidak bersaksi" atau "tidak menyaksikan".

"Bersaksi" itu tidak sama artinya dengan "percaya", jadi kata2 "bersaksi" tidak bisa diubah dengan kata "percaya", tapi lebih jujur jadinya kalo diganti dengan kata "tidak menyaksikan".

> "rezameutia" wrote:
> kata 'bersaksi' memang bukan kata kunci
> di dua kalimat syahadat. kata kuncinya
> adalah allah itu tauhid dan muhammad
> adalah rasul allah. kata saksi mau
> diganti kata janji, ikrar, sumpah atau
> apapun juga nggak ada masalah, selama
> dua kata kunci tersebut tidak dirubah.
>

Kalo "bersaksi" dalam syahadat bukan kata kunci, bagaimana kalo kata ini kita ganti saja dengan kata "tidak bersaksi" atau "tidak menyaksikan ???

Justru kalo diganti dengan kata "tidak bersaksi" maka permasalahannya jadi jelas, yaitu tidak lagi berbohong.

Karena kalo kita gunakan kata "bersaksi" biarpun bukan kata kunci sekalipun tetap saja berbohong karena kenyataannya kan tidak menyaksikan !!!

Berbohong memang halal dalam Islam asal bertujuan untuk memuliakan nama Allah. Konsekuensinya, umat yang berbohong memuliakan Allahnya sebenarnya justru menistakan Allahnya karena cuma memuliakan bohong2an aja.

Enggak salah kalo Islam banyak disebut sebagai Agama Kebohongan disamping sebagai Agama Kebencian.

Ny. Muslim binti Muskitawati.
Berbohong memang halal dalam Islam asal bertujuan untuk memuliakan nama Allah. Konsekuensinya, umat yang berbohong memuliakan Allahnya sebenarnya justru menistakan Allahnya karena cuma memuliakan bohong2an aja.

Enggak salah kalo Islam banyak disebut sebagai Agama Kebohongan disamping sebagai Agama Kebencian.MAAF YA CUMA MENEGASKAN.............
Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! 581260 Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! 581260 Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! 581260 Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! 581260 Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! 581260

Silahkan buktikan ajaran Islam seperti yang kamu tuduhkan itu.....

_________________
Jadi pengen tau... kira-kira "Apa yg bisa Yesus lakukan tanpa Bapa ya?"
lihd
lihd
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 2075
Location : Bait Allah
Job/hobbies : Merevisi Injil
Humor : Tolong carikan ahli sains yg TOP utk menjumlahkan 1+1+1= ...??
Reputation : -76
Points : 5083
Registration date : 2011-03-09

View user profile

Back to top Go down

Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! Empty Re: Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!!

Post by pakdhesam on Fri 05 Aug 2011, 10:52 am

MENANGGAPI FITNAH2 TENTANG SYAHADAT SAYA KASIH LINK DI BWAH INI, SMG ANDA YANG SUKA MEMFITNAH BAHWA ISLAM AGAMA BOHONG SEGERA MENDAPAT PENCERAHAN AMIN:

http://kiosqalbu.blogspot.com/2011/01/memahami-makna-syahadat.html

bersyahadat artinya pengakuan dan pengakuan tidak harus melihat atau bertemu dengan objek yg diakui, sama kayak kalo anda mengakui jika hewan mokroorgainisme seperti amoeba itu ada tetapi dengan mata telanjang anda tidak akan bisa melihatnya atau anda mengakui kalau gajahmada itu mahapatih majapahit tetapi anda tidak pernah bertemu dengannya bukan.?


sekian smg TS segera mendapatkan hidayah-NYa..
pakdhesam
pakdhesam
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 193
Age : 37
Location : Toilet umum
Job/hobbies : jaga toliet umum
Humor : Ajaran Trinitas ternyata nyontek ajaran Trimurti lho...
Reputation : 0
Points : 3118
Registration date : 2011-05-29

View user profile http://www.pakdhesam.blogspot.com

Back to top Go down

Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! Empty Re: Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!!

Post by Ontamekah on Sun 09 Jun 2013, 2:06 am

Dalam link:Karena saya tak tahu dasar ayat: Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai
pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati,
semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. (QS 17;36)

atau kesaksian.
- saksi-saksi harus bertanggung jawab atas statment yang dikeluarkannya.
- Percaya/iman yaitu tanggapan pribadi terhadap steatment/issue yang telah ada.

-Saya
bersaksi...Tidak ada Tuhan(Ilah) haa(kecuali) Allah...Kalo itu betul
maka dapat hadiah,kalo salah maka masuk bui karena jadi saksi palsu dan
dihukum.
karena ini masih 2 kemungkinan. yaitu adanya 2 obyek: ilah
dan Allah,apakah ilah itu Allah atau Allah itu ilah? jadi siapakah ilah
yang dimaksud, dan siapakah Allah yang dimaksud.ini dasar ajaran penting
bukan maen2,ada resiko menjadi saksi(QS17;36) daripada iman.

- Saya percaya dulu ada orang bernama amstrong mendarat di bulan,ini berbeda sama saya bersaksi terhadap amstrong.....

- Dan Muhammad utusan Allah-> Allah bukan Ilah. Disini harus jelas 3 objek siapa Ilah, siapa Allah dan siapa muhammad.
kalo tak tahu semua maka pelanggaran pada (QS17;36)

Telitilah sebelom membeli dan periksa kembali barang bawaan anda, barang hilang,rusak dan tertukar resiko ditanggung penumpang.
Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! 3027467219

_________________
Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! 3027467219  يَسْأَلُونَكَ عَنِ الْأَنْفَالِ ۖ قُلِ الْأَنْفَالُ لِلَّهِ وَالرَّسُولِ ۖ فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَصْلِحُوا ذَاتَ بَيْنِكُمْ ۖ وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
Mereka menanyakan kepadamu tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah: "Harta rampasan perang kepunyaan Allah dan Rasul,
oleh sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu; dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman".(Q8;1)
Ontamekah
Ontamekah
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 342
Age : 69
Job/hobbies : Cabuli bocah 6 thn
Humor : gendeng.com
Reputation : 5
Points : 2603
Registration date : 2013-06-08

View user profile

Back to top Go down

Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!! Empty Re: Bersaksi Dalam Syahadat Bukanlah Artinya Percaya !!!

Post by Sponsored content


Sponsored content


Back to top Go down

Back to top


 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum