MURTADIN_KAFIRUN
Similar topics
    Latest topics
    » Malala Yousafzai - Penistaan Terhadap Islam Akan Menciptakan Terorisme
    kekejaman Ajaran Hindu terhadap Muslim Kashmir EmptySun 17 Feb 2019, 7:20 am by buncis hitam

    » Prediksi Bola Terbaik 1 Febuari 2019
    kekejaman Ajaran Hindu terhadap Muslim Kashmir EmptyThu 31 Jan 2019, 3:35 pm by bagas87

    » Prediksi Skor Jitu 1 Febuari 2019
    kekejaman Ajaran Hindu terhadap Muslim Kashmir EmptyThu 31 Jan 2019, 3:24 pm by bagas87

    » Prediksi & Bursa Bola 1 Febuari 2019
    kekejaman Ajaran Hindu terhadap Muslim Kashmir EmptyThu 31 Jan 2019, 3:19 pm by bagas87

    » Prediksi Bola Lengkap 1 Febuari 2019
    kekejaman Ajaran Hindu terhadap Muslim Kashmir EmptyThu 31 Jan 2019, 3:15 pm by bagas87

    » Prediksi Bola Terbaik 29-30 Januari 2019
    kekejaman Ajaran Hindu terhadap Muslim Kashmir EmptyTue 29 Jan 2019, 2:58 pm by bagas87

    » Prediksi Skor Jitu 29-30 Januari 2019
    kekejaman Ajaran Hindu terhadap Muslim Kashmir EmptyTue 29 Jan 2019, 2:48 pm by bagas87

    » Prediksi & Bursa Bola 29-30 Januari 2019
    kekejaman Ajaran Hindu terhadap Muslim Kashmir EmptyTue 29 Jan 2019, 2:41 pm by bagas87

    » Prediksi Bola Lengkap 29-30 Januari 2019
    kekejaman Ajaran Hindu terhadap Muslim Kashmir EmptyTue 29 Jan 2019, 2:31 pm by bagas87

    Gallery


    kekejaman Ajaran Hindu terhadap Muslim Kashmir Empty
    MILIS MURTADIN_KAFIRUN
    MURTADIN KAFIRUNexMUSLIM INDONESIA BERJAYA12 Oktober Hari Murtad Dari Islam Sedunia

    Kami tidak memfitnah, tetapi menyatakan fakta kebenaran yang selama ini selalu ditutupi oleh muslim untuk menyembunyikan kebejatan nabinya

    Menyongsong Punahnya Islam

    Wadah syiar Islam terlengkap & terpercaya, mari sebarkan selebaran artikel yang sesungguhnya tentang si Pelacur Alloh Swt dan Muhammad bin Abdullah yang MAHA TERKUTUK itu ke dunia nyata!!!!
     

    Kebrutalan dan keberingasan muslim di seantero dunia adalah bukti bahwa Islam agama setan (AJARAN JAHAT,BUAS,BIADAB,CABUL,DUSTA).  Tuhan (KEBENARAN) tidak perlu dibela, tetapi setan (KEJAHATAN) perlu mendapat pembelaan manusia agar dustanya terus bertahan

    Subscribe to MURTADIN_KAFIRUN

    Powered by us.groups.yahoo.com

    Who is online?
    In total there are 11 users online :: 0 Registered, 0 Hidden and 11 Guests :: 2 Bots

    None

    [ View the whole list ]


    Most users ever online was 354 on Wed 26 May 2010, 4:49 pm
    RSS feeds


    Yahoo! 
    MSN 
    AOL 
    Netvibes 
    Bloglines 


    Social bookmarking

    Social bookmarking digg  Social bookmarking delicious  Social bookmarking reddit  Social bookmarking stumbleupon  Social bookmarking slashdot  Social bookmarking yahoo  Social bookmarking google  Social bookmarking blogmarks  Social bookmarking live      

    Bookmark and share the address of MURTADINKAFIRUN on your social bookmarking website

    Bookmark and share the address of MURTADIN_KAFIRUN on your social bookmarking website


    kekejaman Ajaran Hindu terhadap Muslim Kashmir

    Go down

    kekejaman Ajaran Hindu terhadap Muslim Kashmir Empty kekejaman Ajaran Hindu terhadap Muslim Kashmir

    Post by hamba tuhan on Tue 14 Jun 2011, 12:47 am

    Josef Karbel dalam bukunya Danger in Kashmir di halaman pertama menggambarkan Kash­mir sebagai a garden of eternal spring. Kashmir terletak di jantung Asia yang dikelilingi oleh Pakistan, Afghanistan, China dan India. Luas Kashmir 86.000 mil persegi, tiga kali lebih luas dari gabungan negara Belgia, Belanda dan Luxemburg. Kashmir berpendu­duk 13 juta, termasuk 1,5 juta pengungsi yang kini berada di Pakistan.

    Penduduk Kashmir 80% Muslim. Pada abad ke-14 Kashmir mengalami masa keemasan ketika berada di bawah pemerintahan Zain Ul Abidin (1422-1474). Masa ini berlanjut di bawah kekuasaan para penguasa Muslim sampai tahun 1587 hingga Kashmir dikuasai oleh Kaisar Akbar dan menjadi bagian dari kekaisaran Moghul dan dilanjutkan oleh putra Kaisar Akbar yaitu Kaisar Sahin Jehanggir pada tahun 1620. Pada tahun 1752 Kashmir dikuasai oleh Raja Ahmad Sah Abadi sebagai raja Muslim terakhir. Akhirnya tahun 1819 orang-orang Sikh yang datang dari wilayah mereka yaitu Punjab memasuki wilayah Kashmir dan menguasainya.

    Gulab Singh seorang Hindu dari dinasti Dogra akhimya menawarkan sejumlah uang kepada Inggris yaitu 7,5 juta rupee (750.000 pounds) untuk mem­peroleh Kashmir yang ditandatangani melalui perjanjian Am­ritsar (Treaty of Amritsar), tepatnya pada 16 Maret 1846. Sejak itulah, dimulai penderitaan dalam bidang politik, ekonomi, sosial dan budaya. Orang-orang Muslim Kashmir menjadi sasaran kekerasan, dan para penguasa Hindu merestui pembunuhan terhadap orang-orang Muslim. Hingga tahun 1920 penyembelihan seekor sapi oleh seorang Muslim dapat dihukum mati.

    Bahkan pada tahun 1850 Maharaja Kashmir menyatakan keinginannya untuk memaksa umat Muslim Kashmir agar kernball kepada agama nenek moyang mereka yaitu agama Hindu yang telah ditinggalkannya.

    Perjuangan rakyat Kashmir untuk membebaskan diri dari kekejaman penguasa Hindu terus berlanjut. Tahun 1931 terjad pemberontakan akibat ketidakpuasaan terhadap penguasa yang berakibat banyaknya para pemimpin/pejuang Kashmir dipenjara. Pemberontakan ini terus berlangsung. Tahun 1933 penguasa Hindu di Kashmir menempatkan Kash­mir dalam keadaan darurat untuk menumpas pemberontakan rakyat Kashmir. Pada saat itu terjadilah pembunuhan dan penangkapan secara besar­-besaran terhadap rakyat Kashmir. Harta benda mereka disita dan mereka dibebani denda dan pajak yang berat.

    Diskriminasi terhadap umat Islam di India dan di Kashmir khususnya, terjadi berabad-abad dan terus berlangsung selama penjajahan Inggris di India. Di samping gerakan nasionalisasi Hindu yang ekstrim menyebabkan umat Islam di sana semakin terpojok dalam segala segi kehidupan.

    Partai pemerintah India yang berkuasa pada waktu itu adalah Bharatia Janata Party (BJP) yang merupakan sayap politik dari Rashtriya Sawayumsevakh Sang (RSS) yang didirikan tahun 1925. RSS bertujuan untuk mengubah India menjadi negara Hindu. RSS bertanggung jawab terhadap pembunuhan beratus-ratus ribu umat Islam selama partisi (pemisahan negara India). S Prasannarajan dalam ‘Faith Accompli’, India Today March 25, 2002 menyatakan, “The new India has become the oldest India, inhabited by crazy Hindus in frightening fancy dress.”

    Perjuangan rakyat Kashmir berlangsung terus hingga pemerintah Inggris melaksanakan proses dekolonialisasi usai Perang Dunia II terhadap jajahannya termasuk India, setelah pemerintah Inggris mengalarni krisis berat terutama dalam bidang keuangan. Hinduisasi, ketidakadilan dalam berbagai bidang kehidupan, kekejaman dan pembunuhan dari penguasa Hindu, mengakibatkan umat Islam India tidak mungkin lagi hidup berdampingan dengan penganut agama Hindu dalam satu negara kesatuan.

    Kemelut Kashmir yang tak kunjung selesai karena pelanggaran janji-janji India terhadap rakyat Kashmir dan dunia intemasional ini membawa penderitaan yang panjang bagi rakyat Kashmir, terutama setelah India mengeluarkan Prevention of Terrorism Ordinance (POTO) yang isinya, pemerintah India dapat menangkap setiap rakyat yang dianggap menentang penjajahan India di Kashmir. Mereka dapat dipenjara tanpa pengadilan, harta bendanya bisa disita bahkan dapat dianggap sebagai teroris tanpa harus membuktikan.

    Masalah Kashmir akhirnya memancing PBB untuk campur tangan. PBB membentuk sebuah komisi yang dikenal dengan nama United Nations Commission for India and Pakistan (UNCIP) 1948. Resolusi Dewan Keamanan tanggal 21 April tahun 1948 menyatakan, bahwa plebisit harus dilaksanakan di Kashmir dengan memberikan hak kepada rakyat Kashmir untuk bergabung kepada Pakistan atau India.

    Setelah usaha-usaha memaksa India untuk menaati resolusi PBB tidak pemah terlaksana, Dewan Keamanan mengeluarkan resolusi baru tanggal 24 Januari tahun 1957 mengulangi prinsip-prinsip dari resolusi sebelumnya, yaitu resolusi tahun 1948, tahun 1950, tahun 1951 dan resolusi UNCIP tanggal 13 Agustus 1948 dan tanggal 5 Januari 1949 yang isinya menyatakan bahwa masa depan negara Jammu dan Kashmir harus diputuskan sesuai dengan kehendak rakyat yang dinyatakan melalui cara-cara yang demokratis dengan melaksanakan plebisit yang bebas dan tidak memihak di bawah pengawasan PBB. Nanmn resolusi PBB yang dikeluarkan berulang-ulang ini tidak pemah terlaksana karena India tidak pernah menaati badan PBB tersebut.

    _________________
    Matius 19:28 Kata Yesus kepada mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel.

    Inget-inget lho...bagi yang bukan 12 suku israel, ayat matius 19:28 berlaku kelak sesudah kiamat yaitu waktu penciptaan kembali..
    hamba tuhan
    hamba tuhan
    MUSLIM
    MUSLIM

    Male
    Number of posts : 9932
    Age : 19
    Location : Aceh
    Humor : Obrolan Santai dengan Om Yesus
    Reputation : -206
    Points : 14161
    Registration date : 2010-09-20

    View user profile

    Back to top Go down

    kekejaman Ajaran Hindu terhadap Muslim Kashmir Empty Re: kekejaman Ajaran Hindu terhadap Muslim Kashmir

    Post by kuku bima on Thu 16 Jun 2011, 10:03 am

    @hamba tuhan wrote:Josef Karbel dalam bukunya Danger in Kashmir di halaman pertama menggambarkan Kash­mir sebagai a garden of eternal spring. Kashmir terletak di jantung Asia yang dikelilingi oleh Pakistan, Afghanistan, China dan India. Luas Kashmir 86.000 mil persegi, tiga kali lebih luas dari gabungan negara Belgia, Belanda dan Luxemburg. Kashmir berpendu­duk 13 juta, termasuk 1,5 juta pengungsi yang kini berada di Pakistan.

    Penduduk Kashmir 80% Muslim. Pada abad ke-14 Kashmir mengalami masa keemasan ketika berada di bawah pemerintahan Zain Ul Abidin (1422-1474). Masa ini berlanjut di bawah kekuasaan para penguasa Muslim sampai tahun 1587 hingga Kashmir dikuasai oleh Kaisar Akbar dan menjadi bagian dari kekaisaran Moghul dan dilanjutkan oleh putra Kaisar Akbar yaitu Kaisar Sahin Jehanggir pada tahun 1620. Pada tahun 1752 Kashmir dikuasai oleh Raja Ahmad Sah Abadi sebagai raja Muslim terakhir. Akhirnya tahun 1819 orang-orang Sikh yang datang dari wilayah mereka yaitu Punjab memasuki wilayah Kashmir dan menguasainya.

    Gulab Singh seorang Hindu dari dinasti Dogra akhimya menawarkan sejumlah uang kepada Inggris yaitu 7,5 juta rupee (750.000 pounds) untuk mem­peroleh Kashmir yang ditandatangani melalui perjanjian Am­ritsar (Treaty of Amritsar), tepatnya pada 16 Maret 1846. Sejak itulah, dimulai penderitaan dalam bidang politik, ekonomi, sosial dan budaya. Orang-orang Muslim Kashmir menjadi sasaran kekerasan, dan para penguasa Hindu merestui pembunuhan terhadap orang-orang Muslim. Hingga tahun 1920 penyembelihan seekor sapi oleh seorang Muslim dapat dihukum mati.

    Bahkan pada tahun 1850 Maharaja Kashmir menyatakan keinginannya untuk memaksa umat Muslim Kashmir agar kernball kepada agama nenek moyang mereka yaitu agama Hindu yang telah ditinggalkannya.

    Perjuangan rakyat Kashmir untuk membebaskan diri dari kekejaman penguasa Hindu terus berlanjut. Tahun 1931 terjad pemberontakan akibat ketidakpuasaan terhadap penguasa yang berakibat banyaknya para pemimpin/pejuang Kashmir dipenjara. Pemberontakan ini terus berlangsung. Tahun 1933 penguasa Hindu di Kashmir menempatkan Kash­mir dalam keadaan darurat untuk menumpas pemberontakan rakyat Kashmir. Pada saat itu terjadilah pembunuhan dan penangkapan secara besar­-besaran terhadap rakyat Kashmir. Harta benda mereka disita dan mereka dibebani denda dan pajak yang berat.

    Diskriminasi terhadap umat Islam di India dan di Kashmir khususnya, terjadi berabad-abad dan terus berlangsung selama penjajahan Inggris di India. Di samping gerakan nasionalisasi Hindu yang ekstrim menyebabkan umat Islam di sana semakin terpojok dalam segala segi kehidupan.

    Partai pemerintah India yang berkuasa pada waktu itu adalah Bharatia Janata Party (BJP) yang merupakan sayap politik dari Rashtriya Sawayumsevakh Sang (RSS) yang didirikan tahun 1925. RSS bertujuan untuk mengubah India menjadi negara Hindu. RSS bertanggung jawab terhadap pembunuhan beratus-ratus ribu umat Islam selama partisi (pemisahan negara India). S Prasannarajan dalam ‘Faith Accompli’, India Today March 25, 2002 menyatakan, “The new India has become the oldest India, inhabited by crazy Hindus in frightening fancy dress.”

    Perjuangan rakyat Kashmir berlangsung terus hingga pemerintah Inggris melaksanakan proses dekolonialisasi usai Perang Dunia II terhadap jajahannya termasuk India, setelah pemerintah Inggris mengalarni krisis berat terutama dalam bidang keuangan. Hinduisasi, ketidakadilan dalam berbagai bidang kehidupan, kekejaman dan pembunuhan dari penguasa Hindu, mengakibatkan umat Islam India tidak mungkin lagi hidup berdampingan dengan penganut agama Hindu dalam satu negara kesatuan.

    Kemelut Kashmir yang tak kunjung selesai karena pelanggaran janji-janji India terhadap rakyat Kashmir dan dunia intemasional ini membawa penderitaan yang panjang bagi rakyat Kashmir, terutama setelah India mengeluarkan Prevention of Terrorism Ordinance (POTO) yang isinya, pemerintah India dapat menangkap setiap rakyat yang dianggap menentang penjajahan India di Kashmir. Mereka dapat dipenjara tanpa pengadilan, harta bendanya bisa disita bahkan dapat dianggap sebagai teroris tanpa harus membuktikan.

    Masalah Kashmir akhirnya memancing PBB untuk campur tangan. PBB membentuk sebuah komisi yang dikenal dengan nama United Nations Commission for India and Pakistan (UNCIP) 1948. Resolusi Dewan Keamanan tanggal 21 April tahun 1948 menyatakan, bahwa plebisit harus dilaksanakan di Kashmir dengan memberikan hak kepada rakyat Kashmir untuk bergabung kepada Pakistan atau India.

    Setelah usaha-usaha memaksa India untuk menaati resolusi PBB tidak pemah terlaksana, Dewan Keamanan mengeluarkan resolusi baru tanggal 24 Januari tahun 1957 mengulangi prinsip-prinsip dari resolusi sebelumnya, yaitu resolusi tahun 1948, tahun 1950, tahun 1951 dan resolusi UNCIP tanggal 13 Agustus 1948 dan tanggal 5 Januari 1949 yang isinya menyatakan bahwa masa depan negara Jammu dan Kashmir harus diputuskan sesuai dengan kehendak rakyat yang dinyatakan melalui cara-cara yang demokratis dengan melaksanakan plebisit yang bebas dan tidak memihak di bawah pengawasan PBB. Nanmn resolusi PBB yang dikeluarkan berulang-ulang ini tidak pemah terlaksana karena India tidak pernah menaati badan PBB tersebut.Tapi untuk mengislamkan kasmir 80 juta umat hindu mate......................................di gergaji.....
    kuku bima
    kuku bima
    SILVER MEMBERS
    SILVER MEMBERS

    Male
    Number of posts : 4057
    Age : 38
    Location : firdaus
    Job/hobbies : memperkenalkan Yesus
    Humor : iman yang buta membawa malapetaka...
    Reputation : 12
    Points : 8660
    Registration date : 2011-05-20

    View user profile http://Islam bukan agama ,tapi Idiologi mematikan..

    Back to top Go down

    kekejaman Ajaran Hindu terhadap Muslim Kashmir Empty Re: kekejaman Ajaran Hindu terhadap Muslim Kashmir

    Post by iman indah on Thu 16 Jun 2011, 10:08 am

    @kuku bima wrote:
    @hamba tuhan wrote:Josef Karbel dalam bukunya Danger in Kashmir di halaman pertama menggambarkan Kash­mir sebagai a garden of eternal spring. Kashmir terletak di jantung Asia yang dikelilingi oleh Pakistan, Afghanistan, China dan India. Luas Kashmir 86.000 mil persegi, tiga kali lebih luas dari gabungan negara Belgia, Belanda dan Luxemburg. Kashmir berpendu­duk 13 juta, termasuk 1,5 juta pengungsi yang kini berada di Pakistan.

    Penduduk Kashmir 80% Muslim. Pada abad ke-14 Kashmir mengalami masa keemasan ketika berada di bawah pemerintahan Zain Ul Abidin (1422-1474). Masa ini berlanjut di bawah kekuasaan para penguasa Muslim sampai tahun 1587 hingga Kashmir dikuasai oleh Kaisar Akbar dan menjadi bagian dari kekaisaran Moghul dan dilanjutkan oleh putra Kaisar Akbar yaitu Kaisar Sahin Jehanggir pada tahun 1620. Pada tahun 1752 Kashmir dikuasai oleh Raja Ahmad Sah Abadi sebagai raja Muslim terakhir. Akhirnya tahun 1819 orang-orang Sikh yang datang dari wilayah mereka yaitu Punjab memasuki wilayah Kashmir dan menguasainya.

    Gulab Singh seorang Hindu dari dinasti Dogra akhimya menawarkan sejumlah uang kepada Inggris yaitu 7,5 juta rupee (750.000 pounds) untuk mem­peroleh Kashmir yang ditandatangani melalui perjanjian Am­ritsar (Treaty of Amritsar), tepatnya pada 16 Maret 1846. Sejak itulah, dimulai penderitaan dalam bidang politik, ekonomi, sosial dan budaya. Orang-orang Muslim Kashmir menjadi sasaran kekerasan, dan para penguasa Hindu merestui pembunuhan terhadap orang-orang Muslim. Hingga tahun 1920 penyembelihan seekor sapi oleh seorang Muslim dapat dihukum mati.

    Bahkan pada tahun 1850 Maharaja Kashmir menyatakan keinginannya untuk memaksa umat Muslim Kashmir agar kernball kepada agama nenek moyang mereka yaitu agama Hindu yang telah ditinggalkannya.

    Perjuangan rakyat Kashmir untuk membebaskan diri dari kekejaman penguasa Hindu terus berlanjut. Tahun 1931 terjad pemberontakan akibat ketidakpuasaan terhadap penguasa yang berakibat banyaknya para pemimpin/pejuang Kashmir dipenjara. Pemberontakan ini terus berlangsung. Tahun 1933 penguasa Hindu di Kashmir menempatkan Kash­mir dalam keadaan darurat untuk menumpas pemberontakan rakyat Kashmir. Pada saat itu terjadilah pembunuhan dan penangkapan secara besar­-besaran terhadap rakyat Kashmir. Harta benda mereka disita dan mereka dibebani denda dan pajak yang berat.

    Diskriminasi terhadap umat Islam di India dan di Kashmir khususnya, terjadi berabad-abad dan terus berlangsung selama penjajahan Inggris di India. Di samping gerakan nasionalisasi Hindu yang ekstrim menyebabkan umat Islam di sana semakin terpojok dalam segala segi kehidupan.

    Partai pemerintah India yang berkuasa pada waktu itu adalah Bharatia Janata Party (BJP) yang merupakan sayap politik dari Rashtriya Sawayumsevakh Sang (RSS) yang didirikan tahun 1925. RSS bertujuan untuk mengubah India menjadi negara Hindu. RSS bertanggung jawab terhadap pembunuhan beratus-ratus ribu umat Islam selama partisi (pemisahan negara India). S Prasannarajan dalam ‘Faith Accompli’, India Today March 25, 2002 menyatakan, “The new India has become the oldest India, inhabited by crazy Hindus in frightening fancy dress.”

    Perjuangan rakyat Kashmir berlangsung terus hingga pemerintah Inggris melaksanakan proses dekolonialisasi usai Perang Dunia II terhadap jajahannya termasuk India, setelah pemerintah Inggris mengalarni krisis berat terutama dalam bidang keuangan. Hinduisasi, ketidakadilan dalam berbagai bidang kehidupan, kekejaman dan pembunuhan dari penguasa Hindu, mengakibatkan umat Islam India tidak mungkin lagi hidup berdampingan dengan penganut agama Hindu dalam satu negara kesatuan.

    Kemelut Kashmir yang tak kunjung selesai karena pelanggaran janji-janji India terhadap rakyat Kashmir dan dunia intemasional ini membawa penderitaan yang panjang bagi rakyat Kashmir, terutama setelah India mengeluarkan Prevention of Terrorism Ordinance (POTO) yang isinya, pemerintah India dapat menangkap setiap rakyat yang dianggap menentang penjajahan India di Kashmir. Mereka dapat dipenjara tanpa pengadilan, harta bendanya bisa disita bahkan dapat dianggap sebagai teroris tanpa harus membuktikan.

    Masalah Kashmir akhirnya memancing PBB untuk campur tangan. PBB membentuk sebuah komisi yang dikenal dengan nama United Nations Commission for India and Pakistan (UNCIP) 1948. Resolusi Dewan Keamanan tanggal 21 April tahun 1948 menyatakan, bahwa plebisit harus dilaksanakan di Kashmir dengan memberikan hak kepada rakyat Kashmir untuk bergabung kepada Pakistan atau India.

    Setelah usaha-usaha memaksa India untuk menaati resolusi PBB tidak pemah terlaksana, Dewan Keamanan mengeluarkan resolusi baru tanggal 24 Januari tahun 1957 mengulangi prinsip-prinsip dari resolusi sebelumnya, yaitu resolusi tahun 1948, tahun 1950, tahun 1951 dan resolusi UNCIP tanggal 13 Agustus 1948 dan tanggal 5 Januari 1949 yang isinya menyatakan bahwa masa depan negara Jammu dan Kashmir harus diputuskan sesuai dengan kehendak rakyat yang dinyatakan melalui cara-cara yang demokratis dengan melaksanakan plebisit yang bebas dan tidak memihak di bawah pengawasan PBB. Nanmn resolusi PBB yang dikeluarkan berulang-ulang ini tidak pemah terlaksana karena India tidak pernah menaati badan PBB tersebut.Tapi untuk mengislamkan kasmir 80 juta umat hindu mate......................................di gergaji.....

    80 juta umat hindu mate karna dijajah oleh kristen inggris..... kekejaman Ajaran Hindu terhadap Muslim Kashmir 581260 kekejaman Ajaran Hindu terhadap Muslim Kashmir 581260

    _________________
    16.125. Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.
    iman indah
    iman indah
    BLUE MEMBERS
    BLUE MEMBERS

    Number of posts : 547
    Reputation : -22
    Points : 3681
    Registration date : 2011-05-25

    View user profile

    Back to top Go down

    kekejaman Ajaran Hindu terhadap Muslim Kashmir Empty Re: kekejaman Ajaran Hindu terhadap Muslim Kashmir

    Post by sorga pelacur&preman on Thu 01 Sep 2011, 9:07 am

    kekejaman Ajaran Hindu terhadap Muslim Kashmir 416135 kekejaman Ajaran Hindu terhadap Muslim Kashmir 416135

    _________________
    kekejaman Ajaran Hindu terhadap Muslim Kashmir Jesus-thong

    YESUS BODOH DAN TOLOL MENURUT ALKITAB, YG MENUHANKAN YESUS MALAH TOLOL BIN DUNGU
    sorga pelacur&preman
    sorga pelacur&preman
    BLUE MEMBERS
    BLUE MEMBERS

    Number of posts : 424
    Reputation : -32
    Points : 3459
    Registration date : 2011-06-27

    View user profile

    Back to top Go down

    kekejaman Ajaran Hindu terhadap Muslim Kashmir Empty Re: kekejaman Ajaran Hindu terhadap Muslim Kashmir

    Post by Sponsored content


    Sponsored content


    Back to top Go down

    Back to top

    - Similar topics

     
    Permissions in this forum:
    You cannot reply to topics in this forum